News

Ini Kronologis Hilangnya Ompung Meli saat Pesta di Banuh Raya

FaseBerita.ID – Salah satu anggota rombongan pesta yang hilang di Nagori Banuh Raya, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Senin (24/6/2019) lalu, ternyata bernama Siti Malau (77), yang dipanggil Ompung Meli.

Siti Malau, sebelumnya dinyatakan hilang saat pesta pernikahan Jon Lenon Sidabalok dan Elga Siboro, wanita asal Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun dilangsungkan di Nagori Banuh Raya.

Menurut informasi, Pangulu Nagori Banuh Raya Jon Prinson Junedi Saragih, rombongan orangtua pengantin perempuan dari Pariksabungan tiba di Nagori Banuh Raya sekira pukul 09.00 WIB dengan menumpang bus Simarjarunjung roda enam 2 unit, bus Simarjarunjung roda empat 1unit dan 3 unit mobil pribadi.

Sekira pukul 12.00 WIB, datang satu unit mobil pribadi jenis Kijang jantan warna merah milik keluarga pengantin perempuan dengan jumlah penumpang kurang lebih enam orang dan salah seorang penumpang tersebut adalah Ompung Meli yang merupakan warga Dusun Sipintu angin Nagori Parik Sabungan.

Sekira pukul 15.30 WIB, setelah acara pemberkatan di gereja, dilanjutkan dengan acara adat dan makan bersama. Saat makan, Ompung Meli terlihat makan sambil minum tuak sekitar empat botol akua berukuran sedang.

Sekira pukul 16.00 WIB, Ompung Meli terlihat berjalan ke arah hutan Simbolon dan menyetop sepeda motor milik Megiken Karo Karo dan meminta tolong agar dibonceng.

Saat itu Megiken Karo-karo sedang membonceng cucunya, tetapi Siti Malau tetap memaksa dan Megiken terpaksa membonceng Siti Malau.

Pada saat Siti Malau dibonceng oleh Megiken Karokaro, cucunya yang di bonceng menangis terus dan sekitar 100 meter berjalan Siti Malau minta turun sambil merepet.

Selanjutnya Siti Malau kembali berjalan mengarah ke arah hutan Bukit Simbolon, dengan menumpang sepedamotor Lekman Purba. Lekman Purba sudah melarang korban, agar tidak menuju hutan namun korban tetap memaksa untuk menuju hutan.

Pada pkl 19.00 WIB saat rombongan pengantin perempuan hendak pulang, Siti Malau tidak kembali di pesta sehingga rombongan dibantu warga mencarian keberadaan korban di dalam hutan. Namun tidak juga ditemukan. Kemudian warga kembali melakukan pencarian selama 3 hari.

Akhirnya korban ditemukan, Kamis(27/6/2019) sekira pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Panei Tongah Iptu Juni Hendrianto membenarkan kejadian tersebut, korban ditemukan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. (esa)