News

Indomaret di Siantar Dibobol, Pelaku Pakai Baju APD Covid

SIANTAR, FaseBerita.ID-Maling yang membobol minimarket di Siantar terekam kamera pengintai (CCTV-red), para pelaku yang diperkirakan sebanyak tiga orang itu. Dua diantaranya pelaku mengenakan pakaian APD seperti petugas yang menangani pasien Covid-19. Sedangkan yang satunya menggunakan baju biasa.

Dalam hasil rekaman CCTV, ketiga pelaku yang diketahui berjenis kelamin laki-laki. Para pelaku diperkirakan beraksi sekita pukul 03.00 Wib dini hari. Tepatnya di mini market atau sering disebut Indomaret, Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Sigulang-Gulang, Kecamatan Siantar Utara, Jumat (24/4)

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, Kejadian itu, pertama kali diketahui Irfan Rivai (25), sebagai kepala toko Indomaret yang bertugas sebagai pembuka toko setiap paginya.

Dimana Irfan yang terlebih dahulu datang ke toko dari kariawan lainnya. Ia sontak terkejut, mendapati gembok pintu besi toko tempat kerjanya sudah putus. Bahkan, isi dari dalam steling rokok sudah acak-acakan oleh para pelaku

Mendapati kondisi yang tidak biasa tersebut, Irfan langsung mengecek rekaman CCTV toko. Dari isi rekaman itu, Irfan melihat maling berjumlah tiga orang berjenis kelamin lelaki. Dua menggunakan pakaian (APD) lengkap warna putih, dan satunya lagi pakaian biasa.

Tampak dari rekaman itu juga, tugas dan peran masing-masing maling berbeda. Dua maling menggunakan APD itu berperan mengambil barang-barang di toko. Sedangkan satunya lagi, bertugas mengawasi kondisi di luar toko.

Dari hasil tersebut, Irfan mencoba menghubungi Manajer toko Indomaret yang langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Siantar Utara. Tak berapa lama, petugas piket tiba di lokasi sembari mengumpulkan sejumlah barang bukti. Diantaranya berupa linggis, gunting dan obeng milik para pelaku.

Irvan menjelaskan, adapun beberapa barang yang hilang berupa sejumlah Susu kotak dan berbagai merk rokok. Para pelaku juga mencoba membongkar brangkas tempat uang hasil penjualan toko, namun tidak berhasil. Atas kejadian itu pihak Indomaret diperkirakan dengan kerugian sekitar 5 juta rupiah. (Mag-03)