News

Ibu Tertangkap Jualan Sabu dan Ganja

FaseBerita.ID – Bunda Rizky, diringkus Sat Narkoba Polres Pematangsiantar. Anaknya berumur delapan bulan terpaksa dititip rawat kepada kakaknya.

Dari kamar rumhanya di Jalan Cadika, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 46,31 gram.

Informasi dihimpun, penangkapan yang dilakukan pada Jumat (10/5) sekira pukul 21.00 WIB ini, berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka diduga sebagai pengedar narkoba.

Atas informasi itu, personel Sat Narkoba langsung ke TKP guna melakukan penyelidikan ke rumah tersangka. Saat tersangka sedang dalam dirumahnya, polisi mengetuk pintu dan kemudian dibuka oleh langsung tersangka.

Melihat kedatangan polisi, tersangka yang kerap dipanggil Bunda Rizky ini langsung gugup dan tidak bisa berbuat apa-apa. Saat ditanya tempat penyimpanan narkoba, tersangka mengaku bahwa narkoba miliknya disimpan di kamarnya.

Polisi menggeledah ruang kamar tersangka dan ditemukan di bawah rak dispenser satu buah dompet berisi dua paket narkotika diduga jenis sabu-sabu. Kemudian dua buah plastik klip kosong dan satu buah sendok terbuat dari pipet. Polisi juga mendapat satu buah gulungan kertas koran berisi narkotika diduga jenis ganja dengan berat bruto 8,25 gram.

Lalu empat bungkus plastik klip, dua buah timbangan digital, dua buah mancis, satu buah jarum sumbu, satu buah buku notes, satu buah sendok, satu buah kompeng karet, satu buah bong.

Kemudian dari bawah rak meja televisi ditemukan satu buah kotak jam yang di dalamnya ada satu buah kotak rokok yang berisi dua paket narkotika diduga jenis sabu.

Seluruh barang bukti tersebut kemudian dikumpulkan dan bersama tersangka dibawa ke Kantor Satuan Narkoba Polres Pematangsiantar untuk dilakukan penyidikan.

Total barangbukti narkoba jenis sabu seberat 46,31 gram. Jika dirupiahkan, satu gram senilai Rp1 juta. Maka untuk sabu-sabu saja sudah senilai Rp46 juta lebih.

Suami Dipenjara Kasus Narkoba

Informasi yang didapat, tersangka merupakan istri siri dari C yang saat ini mendekam di penjara Tanjung Gusta. C ditangkap pihak Poldasu pada tahun 2018 lalu. Sementara itu, tersangka sudah memiliki 3 orang anak dan yang paling kecil masih berusia 8 bulan. Tersangka memilih menjual sabu karena terhimpit ekonomi untuk membiayai ketiga anaknya.

Dari keterangan tersangka kepada polisi bahwa narkoba tersebut dibelinya langsung dari daerah Medan dan atas pengakuannya baru satu bulan sebagai pengedar narkoba. Saat ini ketiga anaknya terpaksa dirawat oleh kakaknya. Menurut informasi bahwa orangtua tersangka ini tinggal di Jalan Nagur, namun ia lebih sering tinggal di rumah kakaknya di Jalan Cadika.

Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP Eduard membenarkan penangkapan ini. (pra)