News

Ibu Beli Gorengan, Anak Balita Hilang Diduga Hanyut di Irigasi Huta Bayu Raja

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Anju Risky Pratama Sitorus (3) warga Huta III Nagori Raja Maligas Kecamatan Huta Bayu Raja, Kamis (2/7/2020) sekira pukul 11.30 WIB, masih terus dicari keberadaannya sejak hanyut dan hilang di saluran irigasi Nagori Raja Maligas Kecamatan Huta Bayu, Rabu (1/7) sekira pukul 14.30 WIB kemarin.

Informasi dihimpun, sebelum kejadian korban bersama ibunya, Irnawati Sianturi (39) pergi keluar rumah untuk membeli gorengan di sebuah warung yang tidak jauh dari rumahnya hanya berjarak kurang lebih 150 meter. Sesampainya di warung itu, korban pun bermain-main hingga ke arah saluran irigasi (TKP).

Tak berselang waktu lama kemudian, karena sudah selesai membeli, ibu korban pun bermaksud untuk pulang ke rumahnya bersama anaknya. Namun, Irnawati tidak melihat lagi keberadaan anaknya (korban) hingga dicari ke saluran irigasi pun, korban tidak kunjung ditemukan.

Selanjutnya Ibu korban meminta bantuan kepada warga setempat untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Ibu Korban menduga bahwa anaknya hanyut terbawa arus air Irigasi, karena selama ini korban bila melihat air selalu minta mandi dan sering langsung terjun ke dalam air.

Dengan kebiasaan korban tersebut, Ibu korban langsung meminta tolong kepada warga agar melakukan pencarian di saluran irigasi.

Kemudian warga sekitar beserta Pangulu Nagori Raja Maligas, Pangulu Nagori Bahal Batu dan Personil Polsekta Tanah Jawa melakukan pencarian di sepanjang saluran Irigasi sampai ke muara Irigasi di Huta Kucingan Bandar.

Upaya pencarian hingga pukul 20.00 wib belum juga membuahkan hasil, hingga akhirnya diputuskan upaya pencarian pun dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokkan harinya.

Keesokkan harinya, Kamis (2/7) pagi Tim Basarnas Parapat dan BPBD Kabupaten Simalungun sudah berada di lokasi kejadian. Upaya pencarian pun dilanjutkan hingga menyisir hilir saluran irigasi yaitu sungai Bah Bolon yang berada di Nagori Kucingan Kecamatan Bosar Maligas.

Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsekta Tanah Jawa Iptu JW Saragih membenarkan bahwa hingga Kamis (2/7) sekira pukul 12.30 WIB korban masih belum diketemukan.

Saat ini pihaknya bersama TNI AD, Basarnas, BPBD Simalungun dan warga masih terus melakukan upaya pencarian, katanya.(adi/fi)