News

Hujan dan Angin Kencang di Asahan: Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

FaseBerita.ID – Hujan lebat disertai angin kencang memporak-porandakan sejumlah tempat di Kisaran, Selasa (3/9/2019) sore. Pohon tumbang terjadi di beberapa ruas jalan termasuk tiang listrik patah dan atap rumah warga terbang. Bahkan, hujan yang terjadi berdurasi lebih dari satu jam itu di beberapa lokasi sempat terdapat butiran es.

Menurut data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Asahan, wilayah terdampak terjadi di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Rahuning, Kecamatan Airbatu dan Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Adapun dampak kejadian, mengakibatkan tujuh rumah tempat tinggal mengalami kerusakan. 5 rumah di Dusun IV, 1 di Dusun VI Desa Batu Anam Kecamatan Rahuning, serta 1 rumah di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Kejadian ini juga mengakibatkan terputus d jaringan telekomunikasi di 6 lokasi, yaitu di Desa Batu Anam, Desa Perkebunan Air Batu, jalan Sumantri Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jalan Besar Sidodadi dan jalan Mahoni Kecamtan Kota Kisaran Barat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan sebesar Rp685 juta.

Menurut Kadis Kominfo Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar, tim BPBD Kabupaten Asahan dan instansi vertikal terkait langsung melakukan penanganan evakuasi dan pembersihan di titik-titik lokasi terdampak. Bahkan amatan wartawan pembersihan pohon tumbang di Jalan Sutami Kisaran Barat berlangsung hingga pukul 23.00 WIB.

“Penanganan dilakukan setelah hujan reda, sekitar pukul 18.30. Terutama pembersihkan pohon dan tanaman yang tumbang ke jalan. Situasi saat ini, aman dan terkendali,” ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan, usai hujan disertai angin puting beliung tersebut, cuaca sudah kembali normal sekira pukul 18.30 WIB. Tim BPBD langsung bekerja, meski di lokasi listrik padam.

“Kami bersama OPD dan instansi vertikal terkait melakukan penanganan evakuasi dan pembersihan di titik-titik lokasi mobilitas vital terdampak. Hal itu dilakukan hingga dini hari tadi sekira pukul 01.20 WIB,” ujar Khaidir Sinaga. (Per)

iklan usi