News

Horee… THR Cair di 469 Pemerintah Daerah

FaseBerita.ID – Kementerian Keuangan menyebut terdapat 469 pemerintah daerah yang sudah konfirmasi proses pencairan tunjangan hari raya (THR) dan 79 pemda belum mengkonfirmasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan besaran THR PNS daerah berbeda-beda. Di mana, ada yang sebesar gaji pokok ditambah tunjangan melekat, dan gaji pokok ditambah tunjangan melekat hingga tunjangan kinerja atau take home pay.

“Gaji pokok ditambah tunjangan melekat sebanyak 246 pemda, yang mengalokasikan termasuk tukin sebanyak 187 pemda,” kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/5).

Adapun, sisanya sebanyak 36 Pemda masih menunggu Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Sehingga, belum menentukan besaran THR nya.

Dari 469 Pemda, 166 Pemda yang terdiri 8 provinsi, 121 kabupaten, dan 37 kota masih menyusun Perkada. Lalu terdapat 303 terdiri dari 19 provinsi, 239 kabupaten, dan 45 kota sudah menetapkan Perkada. Lalu, 71 pemda dalam proses pembayaran.

Sedangkan 232 pemda terdiri dari 13 provinsi, 182 kabupaten, dan 37 kota sudah membayarkan atau mencairkan THR. Sedangkan 21 pemda masih dalam proses pembayaran.

Besaran THR pemda pada tahun ini tidak lagi ada yang besarannya hanya gaji pokok saja seperti tahun lalu, di mana tahun 2018 masih ada 144 daerah.

Bisa Cair Meski Lewat Lebaran

Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa masih ada satuan kerja (satker) yang belum mengajukan surat perintah membayar (SPM) tunjangan hari raya (THR) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Pasalnya, hingga pukul 10.00 WIB tanggal 24 Mei 2019 telah dicairkan anggaran THR sebesar Rp19 triliun atau 95 persen dari total anggaran sebesar Rp20 triliun. Lalu, sisa anggaran THR yang belum diajukan proses pencairannya bakal hangus?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan THR PNS, prajurit TNI, anggota Polri, pensiunan masih bisa dicairkan meskipun sudah melewati Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2019.

“Kalau ada yang belum mengajukan SPM satker tersebut bisa mengajukan sebelum 31 Mei 2019. Karena ada yang bilang apakah hangus atau tidak, tidak,” kata Sri Mulyani.

Sri Mukyani menyebut, pencairan THR yang sudah mencapai Rp19 triliun dikarenakan para satker telah mengajukan proses sejak 13 Mei 2019. Sehingga, pencairannya bisa dilakukan serentak pada 24 Mei 2019.

Namun, bagi satker yang belum mengakukan SPM THR ke KPPN, diberikan waktu hingga 31 Mei 2019. Bahkan, jika dari waktu tersebut belum bisa diselesaikan juga maka prosesnya akan diurus setelah Lebaran.

Dengan begitu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memastikan bahwa THR PNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan pensiunan tidak hangus. “Jadi prinsipya tidak ada THR yang hangus. Maka tetap bisa dilakukan SPM sesudah hari raya,” ungkap dia.

Dapat diketahui, dari total pencairan THR sebesar Rp 19 triliun. Untuk PNS, prajurit TNI, anggota Polri sebesar Rp11,4 triliun, sedangkan untuk pensiunan sebesar RP7,6 triliun. (df/dtc/int)