News

Hefriansyah: Jangan Panik, Hindari Kontak Fisik

FaseBerita.ID – Semakin mewabahnya Virus Corona (Covid-19) di Indonesia membuat masyarakat semakin khawatir. Namun Walikota Siantar Hefriansyah mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu panik.

Hal itu disampaikan Walikota dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda dalam menindaklanjuti imbauan Presiden Joko Widodo perihal penyebaran Virus Corona, Senin (16/3).

“Tidak usah terlalu panik. Yang penting terapkan hidup pola sehat. Kepada para OPD diimbau agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mengajak agar tidak kontak fisik dengan orang-orang yang tidak kita kenal,” kata Hefriansyah.

Dia juga menyarankan agar alat pengukur suhu tubuh harus ada di setiap sekolah maupun perkantoran. Namun, pihaknya belum memutuskan apakah sekolah akan diliburkan atau tidak. Hanya saja, dia menekankan agar setiap orang menghindari kontak fisik dengan orang tak dikenal.

“Tidak perlu kawatir. Di Siantar kan belum ada terkena dan saya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak usah panik. Soal libur sekolah ini masih akan kita bicarakan lagi apakah nantinya akan diliburkan atau tidak. Yang jelas saat ini belum ada diliburkan,”  ujarnya.

Sementara terkait anggaran daerah agar dialokasikan untuk menghadapi Covid-19 seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, Minggu (15/3) lalu, Hefriansyah masih akan membahasnya.

“Terkait anggaran seperti yang dikatakan Presiden harus sesuai dengan aturan. Yang penting, kurangi dulu kegiatan di luar dan kurangi kontak fisik,” ujarnya lagi.

Stop Kunjungan ke Luar Kota

Hal senada disampaikan Asisten III Zainal Siahaan. Ia mengatakan, imbauan dari Pusat akan mereka laksanakan. Seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mempersiapkan sarana prasarana rumah sakit dalam tahap persiapan dan melakukan upaya untuk pencegahan virus Corona.

“Pemko akan mengurangi kegiatan-kegiatan seperti kunjungan kerja ke luar kota, akan kita hentikan. Memberhentikan sementara kegiatan Car Free Day dan lainnya. Untuk sarana dan prasarana di rumah sakit masih dalam tahap persiapan. Sementara untuk sekolah, masih belum menentukan hari libur. Masih menunggu hasil rapat di provinsi. Untuk OPD kita akan berhentikan sementara yang rapat-rapat dan perjalanan dinas,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Rosmayana mengatakan, untuk sementara pihaknya belum bisa mengambil kebijakan terkait kebijakan untuk meliburka sekolah-sekolah di Pematangsiantar.

“Kita tunggulah petunjuk dari walikota. Saya belum bisa mengatakan apa-apa,” ujarnya.

Saat disinggung apakah surat rekomendasi dari provinsi sudah masuk ke Dinas Pendidikan, lagi-lagi dia mengatakan menunggu petunjuk dari walikota.

“Tunggu petunjuk dari pak wali sajalah,” ujarnya sembari berlalu meninggalkan wartawan. (Mag 04)

USI