News

Harimau itu Mati Setelah Diracun: Dibakar dan Dikubur di Depan Rumah Kades

FaseBerita.ID – Kematian Harimau Sumatera di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) akhirnya terungkap. Harimau jantan berukuran 150 centimeter dengan berat 75 kilogram itu, mati setelah memakan kambing yang ditaburi racun oleh warga setempat.

KSBTU Balai TNBG, Bobby Nopandry mengatakan, menindaklanjuti adanya laporan satu ekor harimau yang mati, tim gabungan dari Balai TN Batang Gadis, BBKSDA SU, KPH IX Panyabungan, Polsek Muara Batang Gadis, drh Asrul Lubis berangkat menuju Desa Ranto Panjang dari Singkuang untuk mengkonfirmasi kebenaran laporan, Minggu (21/6).

Kemudian, Senin (22/6) tim tiba di Desa Ranto Panjang pada pukul 15.00 WIB dan bertemu Kepala Desa Ranto Panjang Khairal Pandjaitan. Setelah dikonfirmasi Kepala Desa membenarkan kejadian kematian harimau di desanya. Kemudian, pukul 16.00 WIB tim mengecek lokasi kejadian.

Bobby menceritakan, menurut pengakuan Kepala Desa kepada tim, kejadian itu bermula pada Selasa 9 Juni 2020 pukul 19.00 WIB. Saru ekor harimau masuk ke perkampungan dan menerkam satu ekor kambing milik warga.

Kambing diseret sejauh 100 meter dan harimau memakan sebagian daging kambing dan meninggalkan sisanya.

Kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB warga yang merasa sudah resah menemukan sisa bangkai kambing, lalu melumurinya dengan racun.

Lalu, Rabu 10 Juni 2020 pukul 18.00 WIB, warga sudah menemukan harimau dalam keadaan mati, dan tidak jauh dari tempat sisa daging tersebut. Dan kemudian, harimau digotong dan dibawa ke rumah kepala desa.

“Harimau ditemukan warga dalam keadaan mati diduga setelah memakan daging kambing yang sebelumnya sudah diberi racun. Lalu, dibawa ke rumah kepala desa dan dikubur di depan rumahnya,” kata Bobby.

Untuk memastikan penyebab kematian, tim sudah melakukan pemeriksaan fisik dan otopsi (nekropsi) serta pengambilan sampel berupa isi lambung untuk uji toksikologi di laboratorium. “Kemudian sisa jasad harimau dimusnahkan (dibakar di lokasi jasad dikubur) dengan menggunakan ritual adat setempat,” ujar Bobby. (yza)