News

Harga BBM Nelayan di Sibolga Disebut Mahal Pengusaha Pilih Belanja ke Luar Kota

FaseBerita.ID – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar industri di Sibolga ternyata lebih mahal dibandingkan Medan. Fenomena tersebut membuat sejumlah pengusaha kapal ikan lebih memilih belanja BBM ke Medan ketimbang di Sibolga.

Hal tersebut diungkapkan Jimmy, salah seorang pengusaha kapal ikan yang ditemui di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga.

“Biasa kita beli dari Medan, karena harga. Sah-sah saja kita mau ambil minyak dari mana saja. Kalau misalnya harga lebih murah di Sibolga atau harganya sama dari Medan, lebih bagus beli di Sibolga, prosesnya juga lebih gampang,” kata Jimmy.

Terungkapnya peredaran BBM asal Medan tersebut di areal PPN Sibolga, bermula dari adanya kecurigaan masyarakat terhadap 5 unit mobil tangki bercorak putih biru. Masyarakat menduga, BBM yang dibongkar ke KM Real Anson milik Jimmy tersebut merupakan minyak ilegal.

Bahkan, untuk memastikan keabsahan minyak tersebut, pihak Polres Tapanuli Tengah telah mengambil sampel minyak untuk diperiksa di laboratorium.

Terkait tudingan masyarakat tersebut, Jimmy membantah. Karena menurutnya, minyak tersebut diorder secara legal melalui sebuah perusahaan.

“Saya hanya mau tahu satu kepastian, mereka ada bermain atau tidak. Kalau misalnya pihak Polres bilang ini minyak ilegal, berarti saya tahu, saya dibohongin. Saya ada hak menuntut pemilik minyak ini. Saya beli minyaknya secara legal,” ketusnya.

Terpisah, Adi Daeng Pawewang, pejabat Syahbandar PPN Sibolga yang ditemui di ruang kerjanya juga membantah pihaknya ada ‘main mata’ dengan pihak pengusaha kapal terkait dugaan peredaran minyak ilegal asal Medan di PPN Sibolga.

Karena menurutnya, keabsahan minyak dapat dilihat dari surat jalan atau Delivery Order (DO) yang ditunjukkan pihak perusahaan kepada pihak PPN saat hendak bongkar muat.

“Bukti pajaknya juga lengkap. Ada 96 ton yang dibongkar. Harganya 1 liter Rp5600,” kata Adi Daeng sembari menunjukkan DO yang dikeluarkan oleh PT Sumber Jaya, yang beralamat di Jalan Lintas Medan-MorawaTebing Tinggi, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sementara, menurut informasi yang diperoleh, harga Solar Industri untuk nelayan di Sibolga lebih mahal Rp100 per liternya dari harga jual PT Sumber Jaya atau Rp5700 per liter. (ts)

iklan usi