News

Hadapi New Normal UNA Kembali Gelar Webinar Inovasi Pendidikan

FaseBerita.ID – Universitas Asahan (UNA) menggelar seminar daring/ webinar series pendidikan ke-2 dengan mengambil tema ‘Inovasi Pendidikan Dalam Era Revolusi Industri 4.0 (Persepektif Manajemen dan Revolusi Pembelajaran’ Senin (6/7).

Menghadirkan Ketua Yayasan UNA Drs Mapilindo MPd selaku Opening Speech dengan Pemateri I Prof Dr Ibnu Hajar MSi selaku Rektor UNA dan Pemateri II Dr Darwin ST MT merupakan Dosen Universitas Negeri Medan (Unimed).

Pada sesi pertama Prof Dr Ibnu Hajar MSi. mengungkapkan pentingnya merubah mental dan maindset dikalangan mahasiswa menjadi pola pikir pembelajar, pembelajar yang tangguh dan pembelajar yang lincah yang bisa adaptif terhadap perubahan.

Selain itu merubah motode belajar dari konvensional ke metode merdeka belajar dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk meramu paket belajar yang cocok untuk masa depannya. Kegiatan ini menggunakan media aplikasi zoom yang diikuti oleh 65 peserta dari kalangan Dosen, Guru, Mahasiswa dan Umum.

“Sebelumnya perguruan tinggi seolah lebih efektif menentukan masa depan mahasiswa, sekarang dalam merdeka belajar ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk meramu kira-kira paket (mata kuliah) apa yang cocok untuk masa depannya. Karena itulah orang-orang yang harus kita siapkan adalah orang-orang yang bermental pembelajar, pembelajar yang tangguh dan pembelajar yang lincah yang bisa adaftif terhadap perubahan, karena sekali lagi kalau kita merespon perubahan selamanya kita akan dikendalikan perubahan itu sendiri,” papar Prof Ibnu Hajar.

Oleh karena itu, rektor UNA ini juga mengajak kepada para mahasiswa dan peserta untuk menjadikan pendidikan Indonesia agar dapat mencetak orang-orang menjadi trendsetter perubahan.

Pada sesikedua Dr. Dr. Darwin, ST, MT memaparkan bahwa dosen akan tetap menjadi peran yang sentral (actor terpenting) dalam memajukan anak bangsa serta pendidikan yang ideal untuk ke depannya adalah pendidikan yang tetap berlangsung dalam ruang gabungan yaitu antara ruang fisik dan ruang virtual.

Perkembangan teknologi akan melahirkan dunia Volatile, Uncertain, Complex, dan Ambiguous (VUCA) sehingga perlunya beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa untuk menghadapi dunia tersebut.

Kompetensi tersebut yaitu kompetensi berfikir kritis, komunikasi yang baik, kreatif dan inovatif, dan kolaborasi.

Namun, untuk sampai kepada kompetensi tersebut haruslah dibekali dengan beberapa perangkat dasar seperti kepercayaan diri, bisa menghargai orang lain, berani mencoba, siap dalam menanggung risiko, berfikir secara abstrak, mampu berfikir secara ilmiah, dan kemampuan berimajinasi, serta kemerdekaan berfikir.

Untuk sampai pada titik ini perlunya menumbuhkan kompetensi dosen tersebut beralih ke perspektif teori jejaring aktor (actor-network theory). Untuk melahirkan dosen yang bermutu diperlukan reformasi di tiga aras yang berbeda yaitu aras paradigmatic, manajerial, dan teknikal. Webinar tersebut menampung pertanyaan-pertanyaan dari peserta yang bertanya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut ditujukan kepada kedua pemateri. (per/sr)