News

Gordang Sambilan Pecahkan Rekor MURI

MADINA, FaseBerita.ID – Dalam pelaksanaan Silaturahmi Nasional BMIR yang dipusatkan di Kabupaten Mandina, festival Gordang Sambilan diperagakan oleh 24 grup, dengan jumlah pemain 360 orang. Penampilan grup gordang sambilan tersebut memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penabuh gordang sambilan terbanyak.

Penyerahan penghargaan Rekor MURI tersebut berlangsung di Taman Raja Batu komplek Perkantoran Bupati Madina pada acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan festival suara Madina yang bertepatan pelaksanaan Silaturahmi Nasional Barisan Muda Indonesia Raya (BMIR), Rabu sore (7/8/2019).

Rekor MURI untuk Kabupaten Madina ini untuk kesekian kalinya diperoleh. Sebelumnya Kabupaen Madina juga telah meraih rekor MURI melalui pesta rakyat minum kopi sebanyak 2.500 cangkir kopi pada perayaan HUT Kabupaten Madina tahun 2017 yang lalu.

“MURI kembali menyaksikan sebuah peristiwa yang luar biasa, yang mana sudah kita saksikan bersama pagelaran gordang sambilan terbanyak,” kata Ketua MURI Indonesia melalui Manager Ridho Al-Amin.

Ia menyampaikan, MURI menghitung ada 24 Grup Gordang sambilan yang dimainkan secara bersama-sama di Kabupaten Mandailing Natal.

“Kita mengapresiasi dan bangga sekali dengan kebudayaan kita, khususnya Gordang Sambilan dan Kabupaten Madina,” ujarnya.

“Dan MURI tidak hanya mencatat rekor ini sebagai Rekor Indonesia, melainkan sebagai rekor Dunia. Karena, menurut catatan kami belum pernah ada di belahan planet bumi ini kecuali di Indonesia khususnya di Kabupaten Mandailing Natal pagelaran gordang sambilan terbanyak,” ujarnya.

Untuk kategori penilaian, sambung Ridho, MURI melakukan penilian dengan jumlah terbesar, terkecil dan terbanyak.

“Yang kita saksikan tadi bahwa itu gordang sembilan terbanyak yang merupakan kategori kesenian,” jelasnya.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas tercapainya Rekor MURI itu.

“Prestasi yang kita raih ini agar bisa jadi motivasi bagi pemuda dan masyarakat kita kembali menggelorakan kesenian daerah Gordang Sambilan, supaya terus dapat kita lestarikan,” ucap Dahlan.

Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto diwakili Direktur Binmas Kombes Pol Yusuf Hondawantri Naibaho menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Madina, dan berharap penghargaan rekor MURI ini dapat dijaga dan kesenian Gordang Sambilan terus dilestarikan.

Pesta Kembang Api
Disaksikan Touris Manca Negara

Pada malam harinya, rangkaian kegiatan festival suara dan Gordang Sambilan terus berlanjut, ada juga menyalakan kembang api. Ada hal yang tak biasa terjadi.

Tampak hadir touris dari manca Negara yang ikut menyaksikan hingga turut memainkan alat music khas Mandailing Natal yaitu Gordang Sambilan.

Para turis yang tergabung dalam Sea Bridge ini berasal dari empat negara yang ada di Eropa seperti Jerman, Swis, Luxemburg dan Swedia. Dari Swedia 2 orang, Germany 8 orang, Swiss 2 orang, dan Luxemburg 2 orang.

Mereka tour keliling dunia sengaja singgah di Kabupaten Madina untuk menyaksikan keindahan panorama sekaligus menyaksikan kebudayaan Mandailing.

Bintang Irawan sebagai Guide menyampaikan, kunjungan mereka ke Madina sebagai upaya mempromosikan wisata Mandailing ke dunia luar negeri karena di Sumut khususnya Mandailing Natal keindahan alam dan seni budayanya tidak kalah dengan daerah lain yang ada di Indonesia.

“Para turis ini sangat terpesona dengan alam Mandailing Natal. Masyarakatnya ramah-ramah, kami diajak makan malam dan menikmati kopi Mandailing dirumah dinasnya kepala daerah,” ujarnya. (wan)