News

Gereja-Gereja Kembali Gelar Doa Bersama: Ajakan Pemilu Damai

“Kita berdoa biar Indonesia dijamah oleh kuasa Tuhan, terlindungi dari upaya tindakan kecurangan. Dan kita berdoa agar pemilih menentukan pilihan dengan mengedepankan kualitas calon pemimpin” katanya, Minggu (7/4).

Doa bagi penyelenggaraan pemilihan umum juga akan dipanjatkan sehingga mulai dari KPU dan Bawaslu pusat ke daerah semua bekerja dengan baik, mendapat hikmat dan kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Ia mengakui, pemilihan umum kali ini tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, baik dari iklim politiknya maupun dari jumlah surat suara, yang kemudian membutuhkan waktu lebih banyak bagi satu orang pemilih di dalam bilik suara.

“Ini pertama kali dilakukan di Indonesia, pemilihan Presiden-Wakil Presiden, Legislatif dan DPD digelar bersamaan. Tugas berat bagi penyelenggaraan tentu ada dan doa serta harapan  kita agar masyarakat bisa datang cepat ke TPS sehingga waktu yang ada bisa dimanfaatkan, tidak bertumpuk di waktu yang bersamaan,” terangnya.

Menjelang masa tenang, peserta pemilu diharapkan turut membantu penyelenggara agar suasa politik berjalan sejuk, seperti menghentikan aktivitas yang dilarang, membongkar alat kampaye dan lain sebagainya.

“Doa dan harapan kita adalah peserta pemilu ikuti ketentuan agar jangan menimbulkan hal yang tidak diinginkan ditengah masyarakat” harapnya. (pam)

Laman sebelumnya 1 2
USI