News

Gempa Bumi di Tapsel: Masjid, Gedung SD dan Empat Rumah Rusak

FaseBerita.ID – Gempa bumi yang terjadi pada Kamis (30/4) sore tepatnya pukul 15.20 WIB menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan di Desa Aek Libung dan Kelurahan Sayurmatinggi, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di antaranya ada masjid dan gedung sekolah.

Informasi yang dihimpun, dari BMKG Regional I Medan Eridawati, melaporkan gempa dengan magnitude 5.6 skala richter itu berpusat di 1.17 Lintang Utara -99.44 Bujur Timur atau 24 Kilometer barat laut Padanglawas atau 29 Kilometer ke tenggara dari Kota Padangsidimpuan. Artinya, pusat gempa itu berada di antara Sosopan Padanglawas, Batang Angkola dan Sayurmatinggi, dengan kedalaman 10 Kilometer.

Dari data yang dihimpun, kerusakan yang terjadi di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayurmatinggi di antaranya Masjid Syekh Sihabuddin Aek Libung, dengan perkiraan kerugian Rp5 juta.

Kemudian rumah milik Nikmah Nasution (50), Yusnita (32) dan Tukma. Selain itu di desa ini, juga terjadi kerusakan di beberapa bagian bangunan SD Negeri 101107 Aek Libung.

Sementara itu di Kelurahan Sayurmatinggi, Masjid Asasuddin dengan kerugian mencapai Rp40 juta, masjid yang berada di tepian Sungai Batang Angkola ini masih proses pembangunan. Sementara bangunan rumah, ada milik Ishaq Harahap. Umumnya kerusakan terjadi pada bagian tembok dan dinding.

Sampai hari ini, unsur pimpinan di Kecamatan itu masih mengumpulkan data valid di lapangan, dampak dari gempa bumi yang berlangsung beberapa detik itu.

Begitu juga dengan BPBD Kabupaten Tapsel. Menurut Kepala BPBD Tapsel, Ilham Suhardi. Peristiwa pergerakan lempeng bumi itu telah menyebabkan sejumlah bangunan rusak tepatnya berada di Kecamatan Sayurmatinggi.

“Nggak ada (korban jiwa), masjid yang baru dibangun di Sayurmatinggi itu (di antara bangunan rusak). Saya monitor (memastikan) dulu ya,” katanya, dan belum bisa merinci jumlah dan titik-titik kerusakan di Kecamatan Sayurmatinggi dampak dari gempa bumi itu. (san)