News

Gelper Marak di Pinangsori

TAPTENG, FaseBerita.ID – Praktik dugaan perjudian game tembak ikan (shooting fish) mulai marak. Lapak permainan ketangkasan ini menjamur di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Dengan modus bermain game ketangkasan, para pecandu judi semi online ini bebas bermain di beberapa kedai yang lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Beberapa titik lokasi permainan ketangkasan di wilayah Kecamatan Pinangsori itu bisa ditemukan di Kelurahan Albion Prancis dan Sori Nauli. Disebut-sebut, judi beromzet jutaan rupiah ini pemiliknya merupakan orang kuat di Tapteng. Ironisnya, salah satu lokasi berada persis disamping kantor kelurahan yang ada di sana.

Permainan judi tembak ikan dimainkan via meja komputer yang telah disediakan. Jika ingin bermain, pecandu game ketangkasan ini terlebih dahulu membeli voucher. Nantinya, hasil kemenangan bisa ditukarkan dengan uang. Bagi masyarakat Pinangsori, permainan jenis ini disebut gelper.

Masyarakat sekitar mengaku sangat resah dengan aktivitas ini, terutama ibu-ibu rumah tangga yang suaminya kerap berada di tempat tersebut. Ibu-ibu ini mengecam dan tidak rela jika ada bentuk perjudian terstruktur di wilayah mereka, yang jelas-jelas akan merusak generasi muda. Mereka mengharapkan, aparat kepolisian secepatnya memberangus game ketangkasan tersebut.

“Tentu kami sebagai ibu rumah tangga merasa sangat resah dengan adanya judi gelper ini. Sering terjadi keributan di dalam rumah tangga akibat suami sudah ketagihan bermain,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, Senin (20/5).

Namun ketika wartawan koran ini mencoba mengkonfirmasi keresahan masyarakat tersebut kepada kepolisian setempat, salah seorang oknum petugas yang ada di sana seakan mengelak, seraya menyebutkan jika ada yang keberatan agar membuat laporan. “Kalau ada yang keberatan, dilaporkan saja,” jawabnya, sambil berjalan terburu-buru.

Sementara itu, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat yang dikonfirmasi melalui Paur Humas Iptu Rensa Sipahutar, belum berhasil dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui aplikasi Whats App, walau ada tanda ceklis warna biru, Rensa Sipahutar belum membalas pesan yang dikirimkan. (tim)