News

Ganggu Pengguna Jalan, Seng Pembatas Proyek Revitalisasi Rumah Dibongkar

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seng pembatas jalan proyek revitalisasi Rumah Promosi Produk IKM untuk sentra Makanan dan minuman di Jalan Bahagia Sibolga dibongkar oleh Satpol PP Sibolga, Selasa (3/9/2019). Proyek senilai Rp4,2 miliar tersebut dikerjakan CV Merry Lastiur.

Seng pembatas jalan yang berada di ujung jalan Sutomo langsung dibongkar habis oleh Satpol PP. Sementara seng pembatas jalan yang berada di Jalan bahagia di geser semakin ke tepi, agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Informasi dihimpun, pembongkaran bangunan seng ini, karena sudah banyak warga protes melalui media cetak maupun melalui media sosial, termasuk pihak kepolisian Satlantas, yang tidak setuju adanya pemakaian badan jalan untuk proyek tersebut.

Menindak lanjuti perintah Walikota Sibolga, Satpol PP langsung turun ke lapangan untuk membongkar seng pembatas jalan yang ada di ujung Jalan Sutomo dan disusul dengan hadirnya Walikota Sibolga Drs H Syarfi Hutauruk bersama Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang untuk meninjau langsung.

Kasatpol PP Kota Sibolga Singkat Sijabat saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa pembongkaran ini dilakukan karena mereka menyalahi aturan.

“Kalau dia misalkan memakai badan jalan, seharusnya dia menyetorkan retribusi ke negara, ini jelas diatur dalam peraturan daerah. Tapi dalam kondisi ini, pihak pemakai badan jalan tidak membayar retribusi kepada negara, ini sama dengan ilegal,” ujar Singkat Sijabat.

Menurut dia, dengan adanya pemakaian badan jalan yakni pembatas seng, otomatis mengganggu kepentingan umum, ini kan akses jalan untuk umum, yang dipergunakan bukan untuk perorangan.

Terlisah, Kadis Perhubungan Sibolga Marajahan Sitorus yang ditemui di lapangan saat pembongkaran tersebut mengakui bahwa sebelumnya pihak rekanan memang mengajukan ijin untuk pemakaian badan jalan.

“Kami kan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan ijin untuk pemakaian jalan itu,” jelasnya menimpali.

Walikota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk, usai meninjau langsung penertiban dan pembongkaran seng pembatas jalan menyampaikan bahwa ini merupakan upaya pemerintah Kota Sibolga dalam menertibkan fasilitas-fasilitas umum yang terganggu akibat adanya berbagai kegiatan di sarana umum.

“Kita menertibkan ini, agar tidak menggangu kepentingan umum, terutama masyarakat pengguna jalan, begitu juga dengan jalan dan daerah lainnya di Kota Sibolga akan ditertibkan jika mengganggu sarana umum,” pungkasnya. (mis/osi)