News

Gandakan Kunci Brankas, Karyawan Indomaret Dibekuk: Gasak Uang Rp80 Juta

FaseBerita.ID – Seorang karyawan Indomaret di Kisaran, berinisial WR (25) tak berkutik ketika dibekuk oleh Satreskrim Polres Asahan, setelah menggasak uang puluhan juta dari brankas yang kuncinya lebih dulu diduplikatkan.

Ditangkapnya warga Jalan Setia, Kelurahan Lestari Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan ini, setelah Polisi melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap sejumlah karyawan dan mencurigai satu diantaranya. Setelah dilakukan penyelidikan lebih jauh ternyata pelakunya salah seorang karyawan yang bekerja di tempat tersebut.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalyi Kasat Reskrim AKP Adrian Risky Lubis didampingi Kanit Jatantras Ipda Mulyoto, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (13/6) membenarkan kejadian tersebut.

Pelapor atas nama Asri Pandi, yang melaporkan kejadian itu pada tanggal 9 Juni 2020, dengan lokasi kejadian Indomaret di Jalan Cokroaminoto Kisaran, dengan kerugian kurang lebih Rp 80.342.925.

Berdasarkan informasi diperoleh, setelah Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan melakukan oleh TKP  pada tanggal 9 Juni 2020 memeriksa saksi-saksi karyawan yang bekerja dan memintai keterangan mereka di Polres Asahan, hingga akhirnya polisi mendapatkan kejanggalan terhadap salah seorang karyawan.

Kemudian, pada tanggal 10 juni 2020 sekira pukul 12.30 WIB Polisi membawa salah seorang karyawan berinisial WR yang dicurigai dan selanjutnya melakukan penggeledahan di rumahnya.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, ia mengakui semua perbuatan tersebut dan unit jatanras berhasil mendapatkan uang hasil pencurian dari dalam kotak brangkas Indomaret sebesar Rp39.846.000 yang sengaja disembunyikan oleh pelaku di dalam kotak sepatu rumahnya. Kemudian didapati di dalam lemari di rumahnya juga didapati  Hardisk CCTV.

Selanjutnya dilakukan introgasi terhadap WR bahwa dirinya bersama temannya berinisial DI yang saat ini masih buron alamat Sidomukti, melakukan perbuatan tersebut dan memberikan bagian kepada DI sebesar Rp7juta dan selebihnya habis dipergunakan oleh WR untuk keperluan membayar hutang.

Selanjutnya sekira pukul 03.00 wib unit jatanras terus melakukan pencarian terhadap DI. Kemudian sekira pukul 09.00 wib unit jatanras melakukan penggerebekan di rumah DI namun pelaku tidak berada di rumah dan hingga saat ini DI belum tertangkap.

Hasil introgasi pelaku WR mengaku membuat duplikat kunci brangkas Indomaret pada tanggal 06 Juni 2020. Pada tanggal 09 Juni 2020 sekira pukul 04.15 wib, DI menjemput WR di rumahnya untuk menuju ke Indomaret Cokroaminoto Kota Kisaran.

Pada pukul 04.30 wib, DI meninggalkan WR di parkiran Indomaret lalu WR masuk ke dalam Indomaret dan berpura-pura untuk buang air kecil.

Ketika WR masuk ke belakang Indomaret, ia langsung naik ke lantai 2, kemudian memutar arah CCTV lalu membuka brangkas dengan menggunakan kunci duplikat.

Setelah berhasil menggasak uang di dalam berangkas, WR mengambil GPR / Hardisk CCTV dan memasukkan ke dalam kotak minyak goreng bersama dengan uang yang diambil dan melemparkan kotak tersebut ke bawah yang di ambil oleh DI dari lantai dua gerai Indomaret. (per/rah)

USI