News

Gadaikan Kreta Pinjaman Uangnya Dipakai Beli Sabu

FaseBerita.ID – Seorang pria di Jalan Gambolo, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas ditangkap Polisi dari rumahnya, Rabu (20/1) sekira pukul 10.30 WIB.

Pria berinisial APCP alias I (32) tersebut ditangkap karena telah menggelapkan Sepeda Motor milik Luhut Parhusip (39) warga Jalan Jati Sibolga.

Menurut Luhut, awalnya I hanya meminjam Sepeda Motornya dengan alasan ingin ke rumah tantenya meminjam uang, Sabtu (2/1). Namun, hingga seminggu, Sepeda Motornya tidak kunjung dikembalikan.

“Luhut saat itu mau pulang. Saat melintas dari Jalan Horas, dia dipanggil pelaku. Pinjam dulu tulang kretanya mau kucoba pinjam uang ketempat tanteku lagi. Luhut pun memberikan. Hingga seminggu sepeda Motornya tidak dikembalikan. Sehingga Luhut membuat laporan ke Polsek Sibolga Sambas,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (27/1).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku setelah meminjam Sepeda Motor Luhut, dia pergi menemui temanya di sebuah warnet di Jalan Rajawali Sibolga.

Awalnya, dia berencana meminjam uang temannya tersebut. Namun, temannya malah menyarankan agar sepedamotor yang dipinjamnya digadaikan.

“Pinjam dulu uangmu mau ngisi minyak kreta si Luhut, mau kupulangkan. Temannya menjawab, ngapain dipulangkan, kita gadaikan aja dulu. Pelaku kembali mengatakan, kalau disini digadai, mana mau orang. Temannya menjawab, kita bawa ke Padang Sidempuan,” terangnya.

Keesokan harinya, Minggu (3/1) keduanya berangkat ke Padang Sidempuan. Sepeda Motor jenis Kawasaki BK 4181 XR tersebut mereka gadaikan kepada seseorang seharga Rp3.200.000.

“Rp200 ribu diberikan kepada temannya yang menjadi perantara jual beli di Padang Sidempuan. Kemudian, mereka beli Sabu-sabu seharga Rp2.800.000. Sisanya, Rp 200.000 digunakan sebagai ongkos kembali ke Sibolga serta beli makan, minum dan membeli rokok,” pungkasnya.

Tiba di Sibolga, pelaku dan temannya mengonsumsi sabu bersama.

Dari data Kepolisian, ayah 3 anak tersebut ternyata pernah dihukum pada tahun 2007 dalam kasus Narkotika. Dihukum selama 2 tahun di Lapas Tukka.

Usai menjalani pemeriksaan, pria yang keseharian nya berprofesi sebagai Nelayan tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas.

Diduga telah melakukan tindak pidana Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 atau pasal 378 dari KUHPidana, tersangka diancam hukuman 4 tahun. (ts/fabe)