News

FKIP UNA Peduli Korban Banjir Asahan

FaseBerita.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Asahan (UNA) memberikan bantuan kepada masyarakat di Dusun 16 Pasar Banjar Desa Simpang Empat yang ditimpa musibah banjir pada Kamis (17/12) kemarin di posko pengungsian.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian, komitmen dan tanggung jawab moral kemanusiaan dari perguruan tinggi. Bantuan yang diberikan berupa sembako, untuk dimanfaatkan para warga terdampak banjir.

“Kita prihatin terhadap musibah banjir yang menimpa masyarakat. Banjir ini karena curah hujan tinggi dan kiriman dari daerah hulu”, kata Dekan FKIP UNA Dr. Ely Ezir, M.S di sela-sela peyerahan bantuan.

Beliau berharap kepada warga agar dapat tabah dan tetap menjaga kesehatan selama mengungsi di tenda yang telah disediakan pemerintah.

“Kami harapkan kepada warga selama dipengungsian untuk dapat menjaga kesehatannya bersama keluarga. Musibah ini bagian ujian dari Allah SWT, sebab kita diminta senantiasa bersyukur meski dalam ujian”, ungkapnya.

Bantuan yang disalurkan kiranya dapat dibagikan kepada warga yang membutuhkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FKIP UNA Dr. Ely Ezir, M.S, Wakil Dekan I Bidang Akademik Sri Rahmah Dewi Saragih, M.Pd, Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Keuangan Lis Supiatman, S.Pd., M.Hum, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Drs. Dailami, M.Pd, para dosen, BEM dan Keluarga besar FKIP UNA.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang juga sebagai Ketua Pelaksana FKIP UNA Peduli Bencana, Drs. Dailami, M.Pd menjelaskan., bantuan yang diberikan FKIP UNA berasal dari sumbangan civitas akademika mulai dari pimpinan, dosen, staf, mahasiswa bahkan alumni yang peduli secara suka rela.

Oleh sebab itu, kata Dailami, untuk mengurangi beban dan membantu masyarakat, Civitas Akademika bersama BEM FKIP UNA akan terus berupaya sebaiknya dan berharap bencana segera berakhir, dan pihaknya tetap melakukan monitoring terhadap kawasan yang terkena banjir.

“Kita berharap banjir segera berakhir, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan,” imbuh Dailami. (Per )

iklan usi