News

Empat Petugas Pembersih Jenazah RSUD Djasamen Saragih Diserahkan ke Jaksa

FaseBerita.ID – Empat tersangka petugas pembersihan jenazah almarhum Zakiah (50) yang meninggal di RSUD Djasamen Saragih, Minggu (20/9/2020) lalu diserahkan penyidik Polres Pematangsiantar ke Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Kamis (18/2/2021).

Kasi Pidum M Chadafi didampingi Kasi Intel BAS menerangkan, proses penyerahan tanggung jawab dan barang bukti dari penyidik Polres Pematangsiantar ke Kejaksaan Negeri Kota Siantar meliputi empat tersangka.

Yakni Dedy Agus Afrie Yanto, Ekho Syah Papande Siregar, Roni Sibarani, Rian Egi Pradana. Untuk selanjutnya penuntut umum untuk mempersiapkan administrasinya untuk berkas perkara ini dilimpahkan ke Pengadilan.

Baca juga:

Empat tersangka ditahan dengan status tahanan kota.

Muhamad Siban, Pengacara Badankum Keperawatan Indonesia menerangkan bahwa tersangka itu adalah perawat dan sebagai anggaran dasar rumah tangga ADRT ada bantuan hukum seluruh perawat di seluruh Indonesia.

“Bila ada perawat bermasalah dengan hukum di manapun berada seluruh Indonesia kita dampingi dan hadir juga,” katanya.

Ketua DPW PPNI Sumut Masyhur yang turut hadir mengatakan, kedatangan mereka untuk memberi dukungan moril dan semangat kepada sahabat mereka seprofesi dua orang perawat dan dua mitra kerjasama yang diserahkan pihak kepolisian ke kejaksaan yang sedang ditimpa perkara hukum.

Karena menurut dia, organisasi mereka ini memberikan bantuan apabila ada anggota diterpa musibah sudah kewajiban bergotongroyong membantu kesusahan serta memberi dorongan agar mereka tetap kuat dan sabar menghadapinya.

“Diminta atau tidak kita siap memberi dukungan dan bantuan hukum dari DPP PPNI terhadap sahabat kita yang diterpa masalah hukum agar tetap kuat selama menjalaninya,” sebutnya.

Ia juga menambahkan pihaknya tetap menghargai proses hukum yang berjalan terhadap sahabat mereka hingga nantinya tetap didampingi sampai jalannya persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar.

“Empat bantuan hukum dari Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) diantaranya Muhammad Siban, H Chandra, Ahmad Efendi Kasim dan Jasmen Ojak merupakan ahli bagian kesehatan siap memberikan hingga selesainya persidangan nantinya,” pungkasnya. (ros/fabe)

USI