News

Emak-emak Pertanyakan Bansos Covid-19 ke Dinsos Asahan

FaseBerita.ID – Banyak warga yang tak puas terkait penyaluran dan pendistribusian bantuan senilai Rp 600 ribu dari Kementrian Sosial untuk warga yang terdampak Covid-19. Alasan itulah yang membuat puluhan ibu rumah tangga yang berada di Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan mendatangi kantor lurah untuk mempertanyakan hal tersebut.

Warga menuding, lurah sama sekali tak pernah memberikan sosialisasi kepada warganya terkait adanya bantuan itu. Seperti yang dikatakan oleh Mulyati, warga yang ikut berbondong–bondong datang bersama ibu-ibu lainnya protes ke kantor lurah.

“Kami gak pernah dapat informasi, terkait siapa saja yang dapat bantuan ini. Tiba tiba orangnya sudah ditetapkan. Kecewalah makanya dipertanyakan ke sini,” ujarnya, Kamis (28/5).

Warga menuding selama menjabat menjadi lurah belum pernah sekalipun datang ke masyarakat. Sebabnya banyak warga yang bahkan tak kenal siapa lurah mereka.

“Lurah ini juga belum pernah sekali pun mensosialisasikan terkait penyaluran bantuan pemerintah ke warganya. Kami baru tau ada bantuan turun dari berita di medsos. Seharusnya kalau menjadi lurah bijak dengan memberitahu kepada masyarakat. Biar warganya tidak ribut kayak gini,” timpal seorang ibu lainnya menambahkan protesnya.

Sementara itu, Lurah Kedai Ledang Maharani Nasution kepada wartawan mengatakan, bahwa sampai saat ini Kelurahan Kedai Ledang belum menerima pemberitahuan terkait penyaluran dana BST dari pihak Kantor Pos.

“Kalaupun sudah turun, pihak Kantor Pos sendiri akan langsung menyalurkan BST tersebut kepada masyarakat yang menerima bantuan. Sampai saat ini kelurahan belum menerima BST, lagian kalaupun sudah turun, pasti Kantor Pos sendiri yang akan menyalurkan, bukannya kelurahan,” ucapnya.

Kepada warga, ia pun meminta untuk tenang dan tidak terpancing emosi dan membuat hal yang anarkis apalagi masih dalam suasana lebaran dan dalam pandemi covid-19.

“Saya akan menanyakan permasalahan tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan,” jelasnya. (per/fi)