News

Elpiji 3 Kg Kembali Langka di Sidimpuan

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Lagi, elpiji 3 kilogram kembali langka di wilayah Padangsidimpuan. Bahkan, sejak dua bulan terakhir, masyarakat sudah kesulitan mendapat gas bersubsidi tersebut.

Pantauan wartawan, sebagai besar stok di warung pengecer di beberapa lokasi seperti bilangan Padangsidimpuan Selatan, Utara dan Padangsidimpuan Batunadua, sering kosong.

Tidak tahu apa penyebab langkanya barang tersebut. Yang pasti gas elpiji semakin sulit didapat sejak seminggu terakhir.

“Tidak tahu apa penyebabnya, nantilah kita tanya ke agennya,” kata Sulfan, salah seorang pengecer di bilangan Kantin, Kecamatan Psp Utara, Senin (12/8/2019).

Kelangkaan ini sangat berdampak kepada masyarakat pengguna gas elpiji 3 kilogram. Umumnya akan menghambat aktivitas usaha dan kebutuhan dapur, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga yang sudah ketergantungan menggunakan elpiji, sebagai bahan bakar untuk memasak di rumah.

Rahmat Taufiq Pardede sebagai Ketua Organisasi PC IMM Tapsel-Padangsidimpuan berharap, organisasi perangkat daerah yang membidangi hal itu, seharusnya andil mengatasi, atau melakukan pengecekan di pasar-pasar dan pemasok gas elpiji guna memastikan keberadaan stok.

“Kita meminta kepada pihak Kepolisian untuk bekerja sama dengan dinas terkait untuk mencari tahu dan menindak tegas apabila ada pelaku oknum penjual, pemasok dan agen gas elpiji 3 kg yang sengaja menimbun atau mempersulit penyaluran gas elpiji kepada masyarakat,” katanya.

Dia juga berharap agar Pemko mengeluarkan rilis resmi tentang keberadaan gas 3 kg di daerah itu dan memberikan kebijakan solutif bagi masyarakat pengguna gas elpiji.

Sementara itu, Pemko Psp belum memberikan respon terkait langkanya gas elpiji 3 kg. Kabag Perekonomian Setda Kota Psp Agus Salim yang dihubungi Metro Tabagsel juga belum memberikan respon. Baik melalui telepon selular maupun pesan singkat. (san)

USI