News

Dugaan Korupsi Dana Desa Sibualbuali: Jaksa Tunggu Arahan dari Kejatisu

PALAS, FaseBerita.ID– Sejak dilaporkannya dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa Sibualbuali Kecamatan Ulu Barumun pada 9 April lalu, hingga kini belum menemui titik terang.

Laporan dugaan kasus korupsi dana desa itu dilimpahkan Kejaksaan Negeri Sibuhuan ke Inspektorat Padang Lawas. Lebih kurang dua bulan, kasus ini diperiksa inspektorat, dan menemukan kerugian negara.

Diperkirakan ada Rp200 juta-an temuan di Desa Sibualbuali tersebut. Atas temuan itu, Inspektorat menekankan terhadap Kepala Desa Sibualbuali, Ali Soman Hasibuan untuk memperbaiki dan mengembalikan kerugian negara, dengan masa 60 hari kerja.

“Sudah diperiksa, ada temuan berkisar Rp200-an juta termasuk kerugian fisik. Dan sudah kita haruskan untuk perbaikan dan pengembalian, dikasih waktu selama 60 hari kerja. Dan hasil LHP kita, sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Lawas,” terang Inspektur Pembantu III Helmi Harahap belum lama ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Sibuhuan Padang Lawas Teuku Herizal melalui Kasi Intel Muhardani Budi Septian mengatakan, kasus Desa Sibualbuali telah disampaikan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, untuk meminta arahan dan pendapat. Meski sempat mengaku belum menerima hasil audit Inspektorat itu secara resmi.

Dan hingga Jumat (27/8) belum ada arahan atau pendapat yang diterima Kejaksaan Negeri Padang Lawas dari Kejaksaan Tinggi. “Masih di Kejati, belum,” kata Kasi Intel lewat telepon.

Perkembangan laporan dugaan korupsi Kepala Desa Sibualbuali ini juga sempat dipertanyakan masyarakat yang melaporkan, Senin (23/8) lalu. Jawaban sama diterima masyarakat dari Kasi Intel, yakni masih menunggu tanggapan dari Kejatisu.

“Sudah sampai ke Kejati katanya,” ujar Dapan Harahap, salah seorang masyarakar pelapor yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Sibualbuali. (tan/fabe)