News

Dua TPS Nyoblos Ulang Prabowo-Sandi Menang

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Akibat kelalaian petugas KPPS, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padangsidimpuan akhirnya melakukan Pemilu Ulang di TPS 10, Kelurahan Wek 1, Kecamatan Padangsidempuan Utara dan TPS 05, Kelurahan Sitamiang, Padangsidimpuan Selatan, Sabtu (27/4) kemarin.

Pantauan wartawan dari kedua TPS tersebut, untuk perolehan suara Pilpres, Paslon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandi menang dari Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin.

Seperti di TPS 05, Kelurahan Sitamiang, Padangsidimpuan Selatan, dari jumlah DPT 153 dan DPK 24, sebanyak 123 warga kembali menggunakan hak pilihnya.

Waktu pencoblosan berkahir hingga pukul 13.00 WIB. Tepat pukul 14.30 WIB, penghitungan surat suara Pilpres dilakukan petugas KPPS disaksikan saksi dan pengamanan dari pihak kepolisian setempat.

Hasilnya, Paslon Nomor Urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan sebanyak 21 suara, jauh tertinggal dibandingkan dengan Paslon 02 Prabowo-Sandi yang memperoleh 100 suara. Dan, dua surat suara dinyatakan tidak sah, karena tidak tercoblos.

Begitu juga di TPS 10, Kelurahan Wek 1, Padangsidimpuan Utara, dari 154 (DPT 146 dan DPK 18) jumlah surat suara yang ada, hanya 140 lembar yang digunakan warga. Dari jumlah tersebut, hanya 43 suara yang diberikan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin dan sebanyak 97 suara diberikan untuk Prabowo-Sandi.

“Alhamdulillah hingga perhitungan suara Pilpres, situasi pemilu ulang di Kota Padang Sidempuan berlangsung aman. Dan kita harapkan jangan sampai ada pemilu ulang lagi,” ungkap Ketua KPU Kota Padangsidimpuan, Tagor Dumora Lubis.

Kata Tagor, pemilu ulang terjadi disebabkan kesalahan petugas KPPS yang kurang teliti saat melaksanakan tugas pada Pemilu 17 April 2019 kemarin. Seperti di TPS 10, ada warga yang menggunakan Formulir C6 yang sama.
“Dan itu luput dari verifikasi KPPS, sehingga jumlah perolehan suara tidak sesuai dengan jumlah pemilih yang terdaftar,” ungkapnya dan menyebut formulir C6 difotokopi sebagai modusnya.

Juga di TPS 05, jelas Tagor, penyebabnya jumlah perolehan suara tidak sesuai dengan jumlah dari daftar pemilih yang hadir. “Setelah dilakukan penghitungan, jumlah perolehan suara berlebih dari jumlah pemilih yang terdaftar,” tukasnya setelah sebelumnya mendapat rekomendasi Bawaslu setempat untuk dilakukan pemungutan suara ulang.

Ini Perolehan Suara Caleg DPRD Kota di Pemilu Ulang

Di TPS 10, Kelurahan Wek 1, Padangsidimpuan Utara tempat dilakukannya Pemilu Ulang, Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat perolehan terbanyak. Dan di TPS 05, Kelurahan Sitamiang, Padangsidimpuan Selatan, Partai Golkar unggul dari partai lainnya.

Di TPS 05, Kelurahan Wek 1 yang menjadi Dapil 1 DPRD Kota Padangsidimpuan, 140 warga yang menggunakan hak pilihnya dan satu suara dinyatakan batal, PAN mendapat 67 suara yang ditujukan untuk Erfi J Samudra Dalimunthe (Nomor Urut 1) sebanyak 26 suara, Rahmat (Nomor Urut 3) 19 suara, Muhammad Khairul Ihsan Nasution (Nomor Urut 8) 1 suara, Nurdin Dalimunthe (Nomor Urut 9) 2 suara dan perolehan suara partai sebanyak 19 suara.

Disusul Partai Golkar yang memperoleh 32 suara yang ditujukan untuk Caleg Nomor Urut 5 sebanyak 31 suara dan untuk partai 1 suara. Kemudian PDI-Perjuangan yang mendapat 27 suara, 18 suara ditujukan untuk Caleg Nomor Urut 2, satu suara untuk Caleg Nomor Urut 1 dan 8 suara untuk partai. Kemudian, Partai Golkar memperoleh 32 suara, 31 suara untuk Caleg Nomor Urut 5 dan satu suara untuk partai. Lalu, Partai Gerindra memperoleh 12 suara yang ditujukan untuk Caleg Nomor Urut 3 Hasbin Sitompul. Dan satu suara diperoleh Partai Hanura untuk Caleg Nomor Urut 2.

Di TPS 05 Sitamiang, yang menjadi Dapil 3 Padangsidimpuan Selatan, dari 123 jumlah warga yang memilih, lima suara diputuskan tidak sah. Suara terbanyak diperoleh Partai Golkar dengan jumlah 43 suara yang ditujukan untuk Caleg Nomor 7 sebanyak 26 suara, Caleg Nomor 1 sebanyak 16 suara, dan untuk partai satu suara.

Kemudian disusul Partai Demokrat sebanyak 35 suara yang ditujukan untuk Caleg Nomor 1 Khoiruddin Nasution dan satu suara untuk partai. Lalu, PDI-Perjuangan mendapat 17 suara untuk Caleg Nomor 1 sebanyak 9 suara, Caleg Nomor 5 sebanyak 5 suara dan untuk partai 3 suara. Kemudian PKPI mendapat 15 suara, dan PKS 8 suara. (yza)

iklan usi