News

Dua Tersangka Kasus Penembakan Wartawan Diserahkan ke Kejaksaan Negeri Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Berkas perkara S (57) dan YP (31), keduanya tersangaka kasus penembakan wartawan almarhum Marsal Harahap, dilimpahkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun.

Kedua tersangka dan barang bukti dilimpahkan Kejatisu ke Kejari Simalungun pada Rabu (6/10) sekira pukul 16.00 WIB, yang langsung diterima oleh bagian Pidana Umum (Pidum).

“Dilimpahkan hari ini sekira pukul 16.00 WIB. Tadi yang menerima langsung tadi Jaksa Firmansyah, yang dilimpahkan itu ada dua tersangka dan barang bukti sama berkas-berkas,” kata Ratno Tumbur, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun, Kamis (7/10/2021).

Lanjut Ratno Tumbur, kalau tidak ada halangan, minggu depan akan dilimpahkan kembali ke Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.
“Mudah-mudahan, minggu depan sudah dilimpahlan ke PN Simalungun. Kata pak Kejari tadi, minggu depan dilimpahkan ke PN Simalungun,” ungkap Ratno Tumbur.

Setelah melakukan serangkaian pelengkapan administrasi di Kejaksaan Negeri Simalungun, kedua tersangka dititipkan ke Lapas Klas II Pematangsiantar.

Perlu diketahui kasus penembakan terhadap korban Marsah Harahap terjadi pada Sabtu (19/6/2021) dini hari tepatnya Huta 7, Pasar 3 Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun berjarak 300 meter dari rumahnya.
Korban ditemukan bersimbah darah dalam mobil Datsun go warna putih miliknya. Korban meninggal dunia setelah para pelaku menembak kaki Korban tepatnya di pangkal paha sebelah kanan.

Pada saat kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit. Namun saat diperjalanan korban menghembus nafas terakhir yang selanjutnya korban di bawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk melakukan autopsi.
Dalam konferensi pers Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin yang di gelar di Polres Siantar, Kamis (24/6/2021) sekira pukul 17.30 WIB lalu.

Kapolda Sumut menyebut pihaknya telah berhasil mengungkap kasus tersebut dan menetapkan tiga orang tersangka yakni S (57) sebagai otak pelaku YP (31) dan A yang merupakan prajurit TNI saat itu.
Adapun motif pelaku menghabisi nyawa korban antara lain didasari karena rasa sakit hati pelaku S (57) terhadap korban. Dimana korban sering memberitakan tempat Hiburan Malam miliknya (Ferarri Bar) yang beralamat di Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

Dari kasus tersebut polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa. Satu Unit Mobil Daihatsu Go BK 1921 WM milik korban, Satu unit Honda Vario Warna Hitam BK 6976 WAZ dan Satu Unit mobil Avanza warna silver BK 804 WB serta sejumlah uang tunai dan satu pucuk senjata api buatan pabrik milik para pelaku.(mat/ros)