News

Dua Santriwati Tewas Disambar Petir

PALAS, FaseBerita.ID – Diduga akibat tersambar petir, dua santriwati Pondok Pesantren Darul Ilmi Desa Batu Gaja, Kecamatan Sosa, tewas seketika, Sabtu (24/8/2019) sekira pukul 18.00 WIB. Sementara empat santriwati lainnya dirawat di RSUD Sibuhuan karena sempat tak sadarkan diri.

Pimpinan Ponpes Darul Ilmi Rahmat Kurnia yang dihubungi, Minggu (25/8/2019) sekira pukul 17.00 WIB usai Ashar mengatakan, awalnya para korban bersama 23 santri Darul Ilmi lainnya pergi ke belakang pesantren untuk mencari bambu yang akan dibuat prakarya/keterampilan. Bahan yang mudah dicari di belakang pondok sekitar berjarak 1 kilometer itu, disepakati untuk dijadikan kegiatan di luar jam belajar.

Lalu para santriwati minta izin keluar pondok untuk mengambil bambu tersebut. Izin diberikan keluar dengan syarat didampingi ummi/ustadzah Robiah sebagai pendamping.

Cuaca gelap sempat diprediksi akan turun hujan. Dan sekira pukul 17.47 WIB hujan turun namun korban beserta santri yang lain tetap mengambil bambu di tengah sawah, tempat terbuka tersebut.

Lalu Ummi Robiah melarang para anak didiknya ini dan mengajak untuk berteduh. “Tanggung Ummi,” jawab para santriwati sambil tetap mengambil bambu meski sudah hujan, seperti yang diceritakan pimpinan Ponpes tersebut.

Tak lama kemudian, saat itu terdengar suara petir yang cukup keras. Enam santriwati yang masih mengambil bambu tersambar petir dan tidak sadarkan diri.

Sontak para santri lain yang selamat minta pertolongan kepada warga sekitar. Warga langsung sigap memberikan pertolongan pertama. Empat korban dibawa ke RSUD Sibuhuan dan dua santriwati dinyatakan meninggal.

“Empat korban yang selamat kondisinya sekarang sudah mulai membaik, masih dirawat di RSUD Sibuhuan dan itu tanggung jawab kita. Sedang dua korban (meninggal, red) rencananya hari ini dimakamkan di Desa Panarian dan Sayur Mahincat,” kata Pimpinan Ponpes.

Adapun identitas korban, yakni Riskiyah Lubis (13) yang beralamat Desa Sayur Mahincat Kecamatan Barumun dan Ika Pertiwi (13) alamat Desa Panarian Kecamatan Barumun. Keduanya meninggal dunia.

Sedang korban yang sempat tak sadarkan diri dan dirawat di RSUD Sibuhuan masing-masing, Diah Permata Lubis (13), Hotma Ida Hasibuan (13), Sadiana Lubis (16), Hotmadina Lubis (13) yang keempatnya beralamat di Desa Panarian Kecamatan Barumun. (tan)

iklan usi