News

Dua Preman Viral Pelempar Truk Terancam 5 Tahun 6 Bulan Penjara

KISARAN,FaseBerita.ID– Pelarian dan persembunyian dua pemalak disertai pelemparan kaca mobil truk yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diringkus personil Satreskrim Polres Asahan dan personil Polres Labuhanbatu di dua lokasi yang berbeda.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto didampingi Kasatreskrim AKP Ramadhani dan Kapolsek Pulau Raja AKP Maralindang Harahap menyebutkan kedua pelaku masing-masing Ebis (38) warga Dusun I Desa Tanjung Pasir dan Anggi Pohan (20) warga Desa Gunting Saga, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Kedua pelaku kini sudah ditahan di RTP Polres Asahan dan kita jerat dengan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun 6 bulan penjara” ujar Kapolres saat menggelar press release Selasa (23/3).

Nugroho memaparkan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (11/3) sekira pukul 16.00 WIB, dimana kedua pelaku meminta uang sebesar Rp50 ribu terhadap Nur Rofi (30) warga Kelurahan Banjarsari Lampung yang tengah mengendarai truk bermuatan barang-barang elektronik ke arah Medan.

“Kedua pelaku meminta uang Rp50 ribu kepada korban yang melintas di Jalinsum Asahan. Saat itu supir memberikan uang hanya sebesar Rp5 ribu. Bukannya bersyukur, kedua pelaku malah-marah dan mengejar truk yang dikendarai korban dan berhasil mendahului kendaraan korban. Kemudian kedua pelaku berbalik arah dan saat di TKP, Anggi Pohan melemparkan batu ke kaca depan truk, sehingga kaca truk yang dikendarai korban pecah. Beruntung aksi kedua pelaku sempat direkam korban dengan handphone selulernya dan mengupload kejadian yang dialaminya ke media sosial hingga viral,” papar orang nomor satu se jajaran Polres Asahan ini.

Perwira menengah dengan pangkat dua melati ini menambahkan, setelah viral, korban pun membuat laporan ke Polsek Pulau Raja dengan Nomor LP/34/III/2021/SU/Res Ash/Sek.P.Raja tanggal 14 Maret 2021.

Berdasarkan LP tersebut Unit Reskrim Polsek Pulau Raja bekerjasama dengan Unit Jatanras Polres Asahan dan Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, Labuhanbatu Utara, berhasil meringkus pelarian salah seorang pelaku atas nama Ebis di sebuah gudang di tengah hutan di Desa Liang Balik Kecamatan Parsoburan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) pada Rabu (17/3) sekira pukul 05.30 WIB.

Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena saat akan diringkus mencoba melakukan perlawanan, kemudian pelaku dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Pulau Raja.

Sedangkan pelaku Anggi Pohan diringkus personil Satreskrim Polres Labuhan Batu dari persembunyiannya di tempat kakak iparnya di Desa Aek Paing Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan pada Jumat (19/3) sekira pukul 03.00 WIB dan dibawa ke Polres Labuhan Batu dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Pulau Raja, Polres Asahan, karena TKP berada di wilayah hukum Polres Asahan.

“Kita telah melakukan rekonstruksi terhadap kejadian tersebut dan kita melakukan penahanan terhadap kedua pelaku,” ujar Nugroho sembari mengimbau kepada masyarakat agar jangan segan dan takut untuk melaporkan ke pihak kepolisian jika menjadi korban pengancaman atau tindakan kekerasan yang dilakukan oleh bandit jalanan.

“Sesuai intsruksi Kapolri untuk menegakkan situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing, kami siap 24 jam melayani laporan masyarakat terkait tindak pidana kejahatan yang merugikan masyarakat. Laporkan kepada aparat terdekat jika mengalami atau melihat peristiwa serupa. Kami siap melayani 24 jam,” ujarnya tegas.(per/fabe)