News

Dua Kelompok Pemuda Berkelahi di Jalan Parapat, Siantar

FaseBerita.ID – Dua kelompok antar kampung berkelahi di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun pada Minggu (19/4) malam. Perkelahian itu mengakibatkan beberapa orang pemuda mengalami luka-luka.

Dari amatan media ini di lokasi, beberapa orang pemuda dari Kelurahan Aek Nauli datang ke Jalan Parapat dan dipukuli oleh pemuda setempat yang sebelumnya telah berkumpul di Jalan Parapat tepatnya di depan kafe flora in.

Perkelahian itupun kemudian mengundang perhatian warga hinga arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.

Sementara sejumlah orang tua di sana berupaya menenangkan situasi, namun emosi para pemuda dan remaja tidak terkendalikan. Mendapat penganiayaan dan kalah jumlah, para pemuda Kelurahan Aek Nauli itu terpaksa lari menyelamatkan diri.

Saat diwawancarai media ini, salah seorang pemuda mengatakan bahwa kejadian itu dipicu karena salah satu warga Jalan Parapat dikeroyok oleh pemuda dari Kelurahan Aek Nauli hingga mengalami luka-luka.

Tidak terima temannya dikeroyok, mereka pun berkumpul di Jalan Parapat untuk membicarakan masalah tersebut.

Namun tiba-tiba, beberapa pemuda dari Kelurahan Aek Nauli datang menggunakan sepedamotor hingga kemudian terjadi pemukulan.

Berselang 30 menit kemudian, personel Polsek Marihat datang ke lokasi dan mengamankan situasi, dan personel lainnnya mengamankan wilayah Kelurahan Aek Nauli agar tidak terjadi lagi bentrokan.

Dalam kejadian tersebut, ternyata salah seorang pemuda yang mengaku korban pemukulan membuat laporan ke Polres Pematangsiantar. Atas laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan memanggil si terlapor. Polisi pun mencari akar masalahnya kenapa perkelahian itu bisa terjadi hingga melibatkan massa.

Menurut kepolisian, kejadian itu bermula saat IP (25) werga Jalan SKI bertengkar dengan SA (20) warga Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun pada Minggu (19/4) sore sekitar pukul 18.30 WIB.

Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Ahya mengungkapkan, kedua pemuda itu awalnya saling nge gas sepedamotor yang menimbulkan aksi saling marah dan berujung berkelahi.

“Mereka datang dari arah Parapat dan tepatnya di depan kafe flora in, keduanya bertengkar hingga berkelahi,” ujar Iptu Rusdi Ahya.

“Jadi antara si pelapor dan terlapor sudah sepakat berdamai dan masalahnya sudah selesai. Kita mengimbau kepada kedua belah pihak agar tidak lagi menimbulkan permasalahanm,” ujarnya. (pra/mag04)