News

Driver Online Siantar Gelar Aksi: “Tangkap dan Adili Syamsul Bahrin Ismail”

SIANTAR, FaseBerita.ID – Puluhan Draiver Online Kota Pematang Siantar, turun ke jalan. Mereka menyuarakan agar aparat menangkap dan mengadili Syamsul Bahrin Ismail pengusaha taksi asal Malaysia. Para driver angkutan online menggelar aksi, Senin (9/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Gabungan Draiver Online yang terdiri dari Draiver Go-Jek dan Grab Kota Siantar turun berorasi dengan mengelilingi inti kota. Massa berjalan dari Jalan Merdeka, melewati Makam Pahlawan, Jalan Sutomo dan menuju kantor Walikota Siantar.

Massa yang turun di Jalan berjalan dengan tertib sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hening Cipta dan lagu-lagu Kebangsaan lainnya. Sambil berorasi di jalanan sambil membawa spanduk dan bertuliskan curahan hati dan tuntutan terhadap Syamsul Bahrin Ismail, dikoordinatori Ravi Sidabutar.

Adapun sebagian curhatan dan tuntutan massa berisi “Kami adalah anak Bangsa Indonesia yang cinta damai. Tetapi kami tak mau dihina, kami siap mati dari pada dihina!!!.”

“Kami meminta pemerintah Malaysia untuk memproses secara hukum saudara Syamsul Bahrin Ismail atas ucapannya yang menginjak-injak martabat dan dan harga diri bangsa Indonesia dengan kalimat ‘Indonesia negara miskin’ dan penghinaan profesi anak bangsa sebagai driver Go-jek.”

“Tangkap dan tahan Shamsubahrin Ismail Jangan menghina bangsa Indonesia”.

Dengan berjalan kaki, massa driver tersebut meneriakkan, “Kami driver online Pematangsiantar tidak akan pernah menyerah, sebelum Syamsul Bahrin Ismail pengusaha taksi Big Blue Malaysia diadili. Samsul Bahri Ismail harus minta maaf.”

Setelah 30 menit, tepatnya depan kantor Walikota Kota, akhirnya seluruh aspirasi massa diterima oleh Daniel Siregar selaku Staf Ahli Walikota Siantar.

“Kami ucapkan terima kasih atas kesempatan masyarakat Kota Pematangsiantar, yang menyampaikan aspirasi kepada kami. Kami akan mencoba untuk menyampaikan kepada atasan kami. Dan, kiranya nanti beliau yang akan meneruskan semua aspirasinya kepada pemerintah pusat,” kata Daniel.

Selanjutnya Daniel Siregar meminta massa untuk kembali melakukan aktivitas masing-masing dan membubarkan diri dengan tertib.

Terpisah Ravi Sidabutar selaku koordinator aksi mengatakan, mereka datang karena penggilan jiwa akan merah putih.

“Kami di sini hadir karna jiwa meraputih kami yang tak mau dihina oleh Syamsul Bahrin Ismail. Adapun kata Syamsul Bahrin Ismail yang menyinggung kami, terkait kata-katanya yang tersebar di media sosial,” katanya. (mag03)

iklan usi