News

DPRD Siantar Minta Pembangunan GOR Dihentikan

SIANTAR, FaseBerita.ID – DPRD Siantar merekomendasikan agar Walikota Pematangsiantar menghentikan pembangunan di lokasi Gedung Olahraga (GOR) Pematangsiantar. Alasannya, Peraturan Daerah (Perda) Kota Pematangsiantar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum direvisi.

Rekomendasi ini disampaikan DPRD dalam pandangan umum fraksi atas Rancangan P-ABPD Pematangsiantar Tahun Anggaran 2019. Namun dalam Pendapat Akhir dan Pidato Penutupan pada rapat paripurna, Kamis (8/8/2019), Walikota Pematangsiantar Hefriansyah tidak ada menanggapi rekomendasi ini.

Usai rapat, Hefriansyah yang ditemui wartawan dan ditanya terkait permintaan DPRD, hanya menjawab singkat.

“Kan belum ada pembangunan GOR,” kata Hefriansyah sembari masuk ke mobil.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar telah menandatangani kerjasama dengan investor PT Suriatama Mahkota Kencana. Kedua belah pihak sepakat bekerja sama untuk pemanfaatan lahan GOR di Jalan Merdeka Pematangsiantar. Kesepakatan ditandatangai di rumah dinas walikota, Jalan MH Sitorus, Rabu (29/5/2019).

Ketika itu Hefriansyah mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan untuk optimalisasi tanah GOR dengan pola pemanfaatan Bangun Guna Serah (BGS). Nilai investasinya mencapai Rp234 miliar dan nilai kontribusi kepada Pemko Pematangsiantar sebesar Rp20,7 miliar.

Rencananya GOR disulap menjadi pusat bisnis dan tetap menyediakan ruang olahraga. Namun sudah hampir tiga bulan terhitung sejak penandatanganan kesepakatan, belum terlihat ada tanda-tanda pembangunan di kawasan GOR. (pra)

iklan usi