News

Dor!! Maling Kreta Terkapar

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi akhirnya menangkap pelaku pencurian sepedamotor milik Aidil Fitri Tanjung (47) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pasar Belakang, Sibolga Kota. Pelaku berinisial RS alias M (38) yang merupakan tetangga korban terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha malarikan diri.

Menurut keterangan Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, pencurian tersebut terjadi, Rabu (10/7/2019) sekira pukul 4.30 WIB. Sebelumnya, sepedamotor tersebut diparkir di teras rumah. Saat korban hendak keluar rumah, dia kaget melihat kretanya sudah tidak ada lagi.

“Ketika hendak keluar dari rumah melihat Honda Vario 125 warna merah BB 5337 NM miliknya sudah tidak ada lagi di teras. Sementara, kunci kontaknya masih tergantung di rumah,” kata Sormin, Senin (9/9/2019).

Korban pun masih sempat mencari keberadaan sepedamotor tersebut. Karena tidak kunjung ketemu, keesokan harinya, korban melaporkan kejadian ke Polres Sibolga. “Selanjutnya, dilakukan penyelidikan atas kasus curanmor tersebut. Kasat kemudian memerintahkan unit khusus untuk melakukan lidik,” ungkapnya.

Beberapa hari kemudian, petugas mengetahui keberadaan pelaku, tepatnya di daerah Pandan, Tapteng. Namun sayang, saat petugas mencoba melakukan pengejaran, pelaku berhasil lolos. Diduga sebelum polisi tiba, informasi kedatangan petugas telah bocor kepada pelaku.

“Minggu (1/9/2019) lalu keberadaan sepedamotor yang hilang diketahui, yakni di Pandan. Setelah tiba di lokasi, sepedamotor tidak ada lagi dan kemungkinan sudah tercium oleh pelaku,” terang Sormin.

Kemudian, diperoleh informasi, ada masyarakat yang menemukan sebuah sepedamotor di pinggir sungai, tepatnya di bawah sebuah jembatan di daerah Pesantren Pandan. “Selanjutnya pada Rabu (4/9/2019) diperoleh informasi dari masyarakat, ada sepedamotor yang didapat. Saat dicek, ternyata benar, sepedamotor itu milik Aidil,” tukasnya.

Keesokan harinya, pelaku diamankan dari Pasar Belakang. Namun, saat petugas membawa pelaku untuk upaya pengembangan kasus pencurian tersebut, ia malah mencoba kabur dengan cara melawan petugas. Pelaku berhasil dilumpuhkan setelah petugas mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara.

“Karena tiga tembakan peringatan tidak diindahkan, sehingga petugas pun melumpuhkan kakinya dengan timah panas,” pungkasnya.

Di kantor polisi, pelaku mengaku melakukan pencurian berdua dengan temannya yang identitasnya masih dirahasiakan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Sekira pukul 01.30 WIB, kedua tersangka mendatangi teras rumah korban dan mengambil sepedamotornya dengan menggunakan kunci palsu yang sudah dibawa.

Sedangkan temannya memantau situasi. Setelah sepedamotor didorong keluar, di persimpangan Gang Pancing dengan Jalan Perintis Kemerdekaan Sibolga, sepedamotor dihidupkan dan tersangka membonceng temannya menuju Pandan. Sepedamotor kemudian disimpan di rumah temannya. Setelah itu, tersangka dan temannya kembali ke Sibolga,” kata Sormin menirukan keterangan pelaku kepada penyidik.

Kini, pria yang.kesehariannya.berprofesi sebagai nelayan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Kepadanya dikenakan pasal 363 ayat 2, Subsider pasal 363 ayat 1 ke 3, 4 dan 5, dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (ts)