News

Ditimpa Tanah Longsor, Alat Berat dan Operator Dikabarkan Tenggelam di Aek Batang Toru

TAPSEL, FaseBerita.ID – Seorang operator alat berat yang bekerja untuk PLTA di Batang Toru hilang tenggelam bersama satu unit alat berat di sungai Aek Batang Toru, Jumat (4/12) sekira Pukul 17.00 WIB.

Kepala Desa Luat Lombang Bulu Payung Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Muara Siregar yang dihubungi via telepon seluler, Sabtu(5/12) pagi mengatakan, pihaknya bersama personel Polres Tapsel dan Tim SAR sedang menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.

“Kami masih menuju lokasi,” kata Muara Siregar.

Informasinya, korban bermarga Ritonga dan rekannya bermarga Simanjuntak yang merupakan warga Desa Hutaimbaru Luat Lombang saat kejadian dalam perjalanan pulang dari lokasi proyek PLTA Batang Toru. Keduanya masing-masing mengemudikan alat berat.

Di sebuah lokasi yang agak rawan, Ritonga berhasil menyeberankan alat berat yang dibawanya. Sementara Simanjuntak mengaku kurang percaya diri dan meminta Ritonga untuk menyeberangkan alat berat yang dikemudikannya.

Ritonga pun bersedia dan berusaha menyeberangkan alat berat yang semua dikemudikan rekannya Simanjuntak. Namun saat itu, tiba-tiba tanah di atas jalan longsor dan menyapu alat berat yang dikemudikan Ritonga jatuh ke sungai Aek Batang Toru yang kedalamannya diperkirakan 10 meter.

Simanjuntak yang melihat kejadian tersebut, tidak mampu menolong karena korban dan alat yang dibawa langsung tenggelam dan tidak terlihat. Sementara arus sungai cukup deras.

Simanjuntak kemudian pulang ke kampung dan memberitahukan kepada warga. (roy/fi)

iklan usi