News

Diteriaki ‘Polisi’ 4 Pemuda Terjun ke Sungai, Satu Hanyut Tenggelam

FaseBerita.ID  – Tim gabungan terdiri dari BPBD Asahan, TNI Polri dibantu masyarakat hingga kini tengah melakukan pencarian seorang warga yang dilaporkan tenggelam di sungai Silau, persisnya dikawasan Pangkal Titi, Jalan Durian Lingkungan III, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kamis (22/10).

Seorang warga yang dilaporkan tenggelam tersebut bernama Dafitri alias David (40) warga Jalan Sisingamangaraja Kisaran, Kelurahan Tebing Kisaran. Informasi dihimpun, saat kejadian pada Rabu (21/10) ia bersama tiga rekannya berada di tepi aliran sungai silau Kisaran sekitar pukul 09.30 WIB. Belum diketahui secara persis apa yang mereka lakukan di kawasan tepi sungai tersebut.

Tengah asik berkumpul dan berbincang-bincang, kemudian mereka dikagetkan dengan teriakan ‘Polisi’ dari orang yang tak dikenal hingga salah satu diantara mereka kemudian kaget dan refleks langsung melompat ke dalam sungai. Rupanya aksi terjun ke sungai itu diikuti oleh David mereka berempat kemudian berenang mengikuti alur sungai dan menepi menuju daratan. Tapi tidak dengan David yang tak pernah muncul kembali ke permukaan.

“Iya katanya ada empat orang kumpul-kumpul di sini. Tidak jelas orang itu mau ngapain. Tiba-tiba ada yang teriak ‘Polisi’ lalu nyeburlah orang itu. Yang tiga selamat, satu lagi tak muncul,” jelas Suherman warga sekitar di lokasi kejadian.

Tim BPBD dan Basarnas Asahan yang mendapatkan informasi warga hanyut di aliran sungai silau langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan mengerahkan dua perahu motor dan sejumlah personil. Dibantu relawan lainnya, mereka menyusuri aliran sungai silau hingga sejauh 3 KM hingga membuat gelombang ombak menembus dasar sungai untuk mencari korban.

“Hari ini pencaharian ke dua. Kita masih tetap upayakan pencarian dengan menyisir aliran sungai silau sejauh 5 KM. Mudah-mudahan hari ini bisa diketemukan,”ucap Romi salah satu tim penyelamat. Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. (per)