News

Diskusi Publik LSN:Partisipasi dan Peran Strategis Kaum Milenial di Pilkada Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID-Lembaga Survey Nusantara(LSN) kembali menggelar diskusi publik bersama kaum millenial Kota Siantar yang diselenggarakan di Cafe Ucok Jalan Jawa Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Diskusi publik dengan thema Partisipasi dan Peran Strategis Kaum Millenial di Pilkada Kota Siantar ini dihadiri Kristian Silitonga SH sebagai panelis dan Rocky Marbun sebagai narasumber. Sementara diskusi dimoderatori Yogi Saragih.

Direktur Eksekutif LSN Humuntal Rajagukguk k mengatakan, mahasiswa dan kaum milenial sebagian besar adalah pemilih pemula dalam pilkada dan masuk dalam kategori pemilih intelektual. Jumlahnya sangat siginifikan, sehingga diharapkan perannya dalam mensukseskan Pilkada Siantar yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti dengan cara datang ke bilik tempat pemungutan suara.

“Kaum milenial harus aktif dalam pilkada ini, jangan menganggap tak punya peran untuk perubahan. Pilkada sukses jika partisipasi masyarakat tinggi. Pastinya, kaum muda memiliki hak suara dan harus mempergunakannya,” ujar Humuntal Rajagukguk.

Humuntal menambahkan, kaum millenial mempunyai tanggung jawab untuk masa depan Siantar. Dalam diskusi ini bebas menyampaikan pendapat dan apa yang diinginkan kepada  walikota yang terpilih kelak.

Sementara itu Rocky Marbun menilai kaum milenial selama ini hanya dijadikan komoditas politik belaka. Sangat jarang Paslon atau partai Politik datang menghampiri kaum millenial untuk berinteraksi secara langsung apa kira-kira harapan dari kaum milenial.

Lanjut Rocky, untuk itu kaum millenial sangat diharapkan berperan serta dalam pilkada tahun ini di Siantar, karena usia produktif ada di kaum millenial. ”

“Kaum millenial itu mempunyai gagasan dan ide-ide yang masih fresh dan murni jika dibandingkan dengan ketegori umur pemilih lainnya,”tambah Rocky.

Rocky mengharapkan kaum millenial mampu memilih secara rasional tentang calon yang akan duduk nantinya, ikut mengawasi serta mengevaluasi kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan pilkada.

Rocky Marbun mengajak kepada seluruh kaum millennial yang hadir untuk untuk terlibat aktif dalam menentukan kebijakan politik di kota Siantar. Jangan sia-siakan hak suara mu dan ajak teman yang lain agar ikut serta mensukseskan pemilukad Siantar ini.

“Kita harus mengambil sikap, yang pasti jangan sampai golput karena hak suara mu akan sia-sia,”tambah Rocky.

Rocky berharap kaum millenial bisa mendampingi para pedagang, petani atau profesi lainnya yang perlu pendampingan agar dapat menyampaikan aspirasi, harapan kepada pemerintah siapa pun walikota nantinya.

Dalam diskusi tersebut Panelis Kristian Silitonga SH mengatakan komuditas paling sexy di Pilkada adalah kaum milenial, namun jarang dilibatkan dan diberikan ruang gerak. Akibatnya banyak anak muda yang kehilangan arah sehingga lebih memilih untuk berkarya di luar kota.

Kristian menekankan agar generasi milenial harus mengambil peran penting dalam Pilkada tahun ini. “Sebagai kelompok dominan, kaum milenial menjadi penentu figur pemimpin untuk lima tahun kedepan. Oleh karena itu, keterlibatan dan peran penting generasi muda dalam pilkada merupakan sebuah kewajiban,” tegasnya.

Diharapkan kaum millenial zaman now harus peka terhadap demokrasi dan politik. Mereka harus berperan untuk mengawal dan mensukseskan demokrasi politik Indonesia. Sudah tidak zamannya lagi anak muda cuek bebek, antipati dengan politik atau tidak mau tahu menahu dengan kondisi bangsanya. Sebagai generasi milenial sudah saatnya menjadi pemilih cerdas dan kritis dan juga harus dapat melihat track record dari calon yang akan dipilihnya.

Apalagi saat ini kota Siantar hanya ada Calon Tunggal,tentu bisa menilai visi dan misi dari si calon, sehingga nantinya dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas.

“Karena itu, ayo kita menggunakan hak politik kita untuk memilih pemimpin yang benar benar bekerja dan bertanggungjwab kepada umat dan bangsa,”pesannya.(rel/fi)

iklan usi