News

Dishub dan Polres Labuhanbatu Diminta Tertibkan Truk Masuk Kota

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu dan Polres setempat diminta menertibkan truk yang memasuki inti Kota Rantauprapat, seperti melintas dan bongkar muat.

Hal ini disampaikan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Labuhanbatu, Ramlan ST, Senin (6/5), kepada wartawan di Rantauprapat.

“Banyaknya truk yang melintas dan masuk dalam inti Kota Rantauprapat dapat menyebabkan kemacetan. Apalagi bongkar muat,” katanya.

Selain itu, sambungnya, tonase kendaraan berat tersebut dapat merusak badan jalan. Truk yang paling sering terlihat masuk dan bongkar muat, yakni di Jalan Agus Salim, Kecamatan Rantau Utara.

“Uniknya, sejumlah truk-truk tersebut melakukan aktivitas bongkar muat di pinggir jalan, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Pos Lantas Simpang Enam dan Simpang Empat, namun tidak ada tindakan tegas dari pihak kepolisian maupun Dishub Labuhanbatu,” ujarnya.

Pantauan wartawan, sekira pukul 14.00 WIB, sejumlah truk roda 6 maupun truk roda 10 melakukan aktivitas bongkar muat di depan toko dan gudang di pinggir Jalan Agus Salim, Rantauprapat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu Tuahta saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, masuknya truk ke inti kota telah ditentukan oleh peraturan bupati melalui surat edaran yang telah mereka (Dishub) keluarkan.

“Surat edarannya ada mengatur jam-jam truk untuk masuk kota. Mungkin bisa koordinasi dengan Kabid Darat,” sebutnya melalui pesan Whatsapp pribadinya.

Terpisah, Kabid Darat Dishub Labuhanbatu Asrun Amin saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, dan telah dilayangkan sejumlah foto-foto truk yang memasuki Kota Rantauprapat, belum menjawab hingga berita ini diturunkan. (bud/ahu)