News

Disdik Madina Diminta Bayar Gaji Guru TKS

FaseBerita.ID – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Rahmad Riski Daulay meminta Dinas Pendidikan agar segera membayar gaji guru honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Pria yang familiar disapa Kiki Daulay itu kepada wartawan, Senin (20/4) mengatakan, dari laporan yang ia terima gaji guru honor TKS belum dibayar selama 6 bulan terhitung dari tahun 2019 hingga bulan April 2020. Dengan perincian 2 bulan di tahun 2019 dan 4 bulan di tahun 2020.

Besaran gaji honor untuk tingkat SD dan SMP itu sendiri bervariasi mulai dari Rp 800.000, Rp 1000.000 dan Rp1.200.000 per bulan.

Untuk honor tahun 2019 sejatinya gaji tersebut sudah diterima para guru honor TKS karena mata anggaran tahun 2019 sudah berakhir.

“Jumlahnya bervariasi, di 2019 ada yang satu bulan, ada yang dua bulan, sedangkan di 2020 mulai Januari hingga April sebanyak empat bulan,” kata Kiki.

Ia menegaskan, belum dibayarkannya honor para guru TKS ini telah menjadi isu yang menarik ditengah-tengah masyarakat, apalagi saat ini ditengah mewabahnya virus Corona honor tersebut sangat dibutuhkan para guru.

“Honor untuk guru ini sangat diharapkan mereka pada situasi sekarang. Apalagi sudah mau masuk bulan puasa, tentu kebutuhan makin meningkat. Karena itu kami minta pemerintah agar secepatnya membayar gaji mereka. Kasihan para guru honor ini,” ucapnya.

Laporan tentang gaji guru TKS yang belum dibayar itu sudah banyak diterimanya. Dari data yang didapat jumlah guru honorer TKS di Madina ada sebanyak 2.261 orang.

Terpisah, RN (28) salah seorang guru TKS SD Negeri kepada wartawan mengeluh karena selama tahun 2020 mereka belum pernah menerima gaji.

“Tahun ini saja kami belum pernah gajian. Tahun lalu masih ada tertinggal dan belum dibayarkan. Harapan kami pemerintah bisa segera membayar gaji kami, karena situasi wabah virus Corona ini kami tidak bisa berbuat apa-apa, gaji itu satu-satunya harapan kami, apalagi ini sudah mau bulan puasa,” keluhnya. (wan)