News

Dipicu Sesak Napas, Pendaki Gunung Asal Simalungun Meninggal

FaseBerita.ID – Pendaki gunung asal Simalungun bernama Iglesias Sinaga (26) diketahui meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit di Kerinci.

Rencananya jenazahnya akan tiba di rumah duka pada Rabu (21/9/2019).

Informasi dihimpun di rumah duka di Jalan Asahan Km 7, Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun bahwa korban meninggal dunia setelah melakukan pendakian Gunung Kerinci.

Dalam pendakian itu, mereka ada 6 orang, yakni tiga perempuan dan tiga laki-laki.

Mereka mendaki gunung untuk merayakan HUT ke 74 RI.

L Sinaga selaku Bapak Tua korban menerangkan bahwa saat itu korban yang sudah bekerja di BTN, mengambil cuti kerja dan pergi bersama beberapa temannya yang masih kuliah.

“Iglesias Sinaga merupakan pecinta alam. Sejak SMA dia sering mendaki gunung,” kisah L Sinaga.

L Sinaga menambahkan bahwa sebelum pendakian, korban sudah mengalami gejala sakit sesak. Sehingga saat melakukan pendakian, keadaannya makin memburuk pada Senin (19/8/2019) dini hari.

“Katanya dia sesak napas di bagian dada dan meninggal dunia. Diduga alami asam lambung,” kata L Sinaga.

Iglesias Julio Sinaga semasa hidup.

Peristiwa meninggalnya korban diketahui keluarga pada hari Senin sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu ayah korban berketepatan sedang berada di Medan untuk mengunjungi anak sulungnya. Dan ayah korban langsung berangkat ke Jambi untuk melihat korban.

“Rencana jenazah korban akan tiba pada hari Rabu (21/8/2019),” ujar L Sinaga.

Korban merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dan selama ini korban dikenal pendiam.

“Kami sangat sedih atas kepergiannya. Kami belum bisa ikhlas. Iglesias Sinaga terakhir pulang kampung pada Oktober 2018 lalu ketepatan adiknya yang paling bungsu diwisuda,” katanya. Sementara itu korban terakhir kali berkomunikasi dengan ibunya pada tanggal 15 Agustus lalu.

Di rumah duka tampak B Butarbutar (54), ibu korban tidak henti-henti menangis untuk menunggu jenazah anaknya. (mag03/fi)