News

Dinas Pariwisata Simalungun Gelar Bimtek Program CHSE Bagi Pegawai Hotel dan Restoran di Tigaras

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun menggelar bimbingan teknis program CHSE bagi pegawai hotel dan restoran, Rabu (23/12) di Pantai Paris, Nagori Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun.

Bimtek yang diikuti 70 pegawai hotel, restoran dan rumah makan di sekitar Pelabuhan Tigaras Danau Toba ini dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Resman H Saragih SSos yang diwakili Sekretaris Dinas Anson Napitupulu SH.

Resman Saragih dalam sambutannya yang dibacakan Anson Napitupulu menyampaikan program CHSE (Cleanlines, Health, Safety, dan Environmental Sustainability) adalah program wisata bersih, sehat, aman dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah pusat melalui Kemenpar/Baparekraf memberikan bantuan hibah pariwisata kepada daerah yang terdampak perekonomiannya di sektor pariwisata. Khususnya industri hotel dan restoran sehingga dapat bergerak kembali.Upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan lingkungan wisata yang bersih, sehat dan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga menciptakan kenyamanan dan keamanan berwisata.

Pademi covid 19 sudah dunia dan melanda Indonesia sudah hampir sembilan bulan. Pariwisata merupakan sektor paling terdampak. Wisata Simalungun juga termasuk di Tigaras. Kawasan Danau Toba di tengah pandemi membutuhkan partisipasi dari seluruh pihak, baik pusat, daerah, asosiasi, dan stake holder untuk mengangkat Danau Toba kembali menjadi ikon pariwisata yang mendunia.

Peserta Bimtek Pegawai Hotel dan restoran di Tigaras.

Dengan adanya pengakuan dunia terhadap Kaldera Toba ini, pemerintah dan masyarakat berkewajiban meningkatkan dan menjaga melestarikan Danau Toba.

Kemenparekraf/Baparekraf berusaha memulihkan kembali dunia pariwisata. Salah satunya memberikan bantuan safety net kepada industri pariwisata dan bantuan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan sosialisasi, bimtek dan workshop.

Industri pariwisata wajib memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Karena tahun 2021, diharapkan sektor pariwisata sudah normal secara bertahap. Maka seluruh SDM stake holder harus siap dengan kebiasaan baru terkait pencegahan penyebaran covid-19.

Program CHSE ditujukan bagi pemerintah daerah, pemilik hotel dan restoran, asosiadi, pemandu, karyawan hotel dan restoran, wisatawan, serta masyarakat. Dengan Bimtek ini, maka diharapkan peserta mengaplikasikan di lingkungan masing-masing. Sehingga wisata dapat bangkit dan pulih kembali.

“Mari memberikan kontribusi positif, sehingga sektor pariwisata dan ekonomi segera bangkit dan pulih. Kita bergerak bersama dalam upaya percepatan pengembangan kepariwisataan khususnya di Danau Toba,” kata Resman Saragih.

Sementara Ketua panitia Zulpanuddin Dalimunthe SH yang merupakan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Periwisata Kabupaten Simalungun menyampaikan, peserta bimtek sebanyak 70 orang merupakan pegawai hotel dan restoran atau rumah makan di Nagori Tigaras.

Pegawai dipilih karena pegawai merupakan SDM yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada konsumen. Terutama dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata dalam kebiasaan baru selama pandemi covid-1.

Zulpanuddin berharap, setelah mengikuti Bimtek ada peningkatan kualitas layanan jasa wisata di Tigaras oleh para pegawai dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Sekdes Nagori Tigaras Arnold Togar Sitio menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Simalungun melalui Dinas Pariwisata yang sudah berkali-kali menggelar bimtek dan peningkatan SDM untuk masyarakat wisata di Tigaras.

“Terimakaih kepada Kadis pariwisata karena sudah berkali-kali menggelar pelatihan dengan tujuan meningkatkan sdm, pelayanan serta sadar wisata masyarakat Tigaras.

Tujuannya untuk mengembangkan pariwista agar masyarakat semua bisa segera menikmati hasil kemajuan pariwisata. Kita berharap korona segera berlalu, dan kunjungan wistawan semakin meningkat,”katanya.

Mewakili Camat Dolok Pardamea Neli Silalahi, yang merupakan pejabat pangulu Nagori Tigaras juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun serta berharap wisata di Tigaras semakin membaik dan kunjungan meningkat.

Usai acara pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan dari narasumber Dinas Penanaman Modal dan Ijin Terpadu, Dinas Pariwisata dan Bapeda.

Setelah pemaparan peserta diberikan waktu untuk menanggapi dan bertanya. Bimtek ditutup dengan penyerahan sertfikat kepada masing-masing peserta.(esa)

USI