News

Dilarang Berkerumun Cegah Penyebaran Covid-19

Kapolres Siantar: Kalau Masih Nekad akan Dipidana

FaseBerita.ID – Untuk memutus mata rantai peredaran Covid-19 di wilayah hukumnya, Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih memilih bersikap tegas dalam rangka mendukung penuh upaya nasional untuk mencegah penyebaran Covid -19.

Salahsatu bentuk penegasan Kapolres yakni tidak mengeluarkan izin keramaian bagi siapapun untuk sementara waktu. Hal itu juga dilakukan dari Maklumat Kapolri Idham Aziz.

“Iya, untuk sementara kami tidak mengeluarkan izin keramaian. Ini demi mencegah berkumpulnya orang di satu tempat. Sebab berkumpulnya orang di tengah Virus Corona bisa menjadi sasaran empuk bagi penyebaran virus. Mohon untuk dipahami. Ini hanya untuk sementara. Bagi yang nekad akan kita pidana,” tegas melalui

Kasubag Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Ahya, Sabtu (28/3).

Rusdi juga menegaskan, petugas kepolisian tidak akan segan-segan untuk membubarkan secara paksa kerumanan bagi warga yang melanggar kebijakan tersebut.

Hal itu, kata Rusdi dilegitimasi oleh perintah larangan berkumpul.

“Kita akan melakukan upaya paksa membubarkan kerumunan jika warga tidak lagi mengindahkan imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri. Imbauannya sederhana. Tetap di rumah dan hindari keluar dari rumah jika tidak terpaksa. Tolong dipahami, semuanya dilakukan untuk memastikan keselamatan orang banyak,” tegasnya.

Bagi yang masih terus membandel, pihaknya akan menjatuhkan sanksi pidana sesuai UU Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit, dengan ketentuan diatur dalam Pasal 14 ayat 1.

“Yang berbunyi, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam undang-undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1.000.000,- (satu juta rupiah),” sebutnya.

Rusdi juga menyebutkan bahwa masih banyak rujukan undang-undang yang bisa digunakanan untuk memperkarakan masyarakat yang membandel.

“Itu dulu yang bisa kita informasikan. Kebijakan ini akan kita teruskan ke polsek-polsek,” ujarnya.

sebagai tindaklanjut kebijakan itu, pihaknya akan melakukan patroli siang dan malam dan menyampaikan imbauan dengan mobil dinas dan pengeras suara.

“Kita ingatkan lagi supaya masyarakat tetap di rumah. Jangan keluar kecuali yang perlu-perlu saja. Hal itu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Mag-03)

USI