News

Digerebek Polisi saat Nyabu di Kuburan: 4 Pria dan 6 Paket Sabu Diamankan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi mengamankan empat pria dari sebuah bukit yang merupakan pekuburan keluarga di kawasan Km 2 daerah Sibolga Julu. Dari para tersangka, turut disita barang bukti sabu-sabu sebanyak 6 paket berikut alat hisap atau bong.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangannya yang disampaikan Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (5/7), menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan pihaknya, tiga dari empat pria itu terbukti mengosumsi sabu-sabu. Mereka adalah TFVP alias PN (43) warga Jalan Sibolga-Tarutung, Km 2 Kelurahan Hutabarangan, Sibolga Utara. Kemudian RDH alias E (20) warga Banjar Toba, Kecamatan Sipirok, Tapsel dan I alias S (35) warga Delima Puri blok M2 RT/RW 005/006 Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan Riau.

Dijelaskan, penggerebekan tersebut bermula dari adanya informasi masyarakat ke pihak kepolisian. “Setelah menerima info tersebut, Kasat Narkoba memerintahkan KBO Narkoba untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman. Sekira pukul 15.00 WIB, petugas melihat 4 laki-laki di atas perbukitan dekat lokasi penyucian mobil. Mereka diduga sedang mengonsumsi narkoba,” ungkap Sormin.

Selanjutnya petugas mengamankan keempatnya dan dari saku baju salah seorang pria itu ditemukan 6 bungkus kecil sabu-sabu yang terbungkus plastik bening. “Dari hasil tes, urine tiga pria di antaranya positif mengandung amphetamine dan metaphentamine. Sedangkan seorang lagi tidak terbukti,” kata Sormin.

Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku mengonsumsi sabu-sabu bersama tanpa direncanakan. Berawal saat PN sedang asyik duduk di lokasi penyucian mobil, tiba-tiba timbul niat untuk nyabu. PN lalu pergi naik betor ke jembatan senggol dan menemui seseorang yang merupakan penjual sabu. Setelah PN memberikan uang Rp500.000, tak berapa lama PN menerima 7 paket sabu.

“Tersangka memberikan uang Rp500 ribu, kemudian tersangka disuruh menunggu sebentar. Kemudian dengan waktu yang tidak lama, orang tersebut datang dan memberikan 7 bungkus kecil sabu-sabu. Sabu lalu disimpan di saku baju kiri depan dan kemudian berangkat kembali ke penyucian mobil,” terangnya.

Kemudian PN berjalan sendiri ke kuburan dan mengosumsi barang haram yang baru dia beli dengan menggunakan bong atau alat hisap yang terbuat dari botol air mineral. “Saat RDH bangun tidur, dia melihat PN lagi mengonsumsi sabu-sabu. Kemudian, dia mendatanginya dan nimbrung mengonsumsi sabu,” kata Sormin lanjut menjelaskan hasil pemeriksaan mereka terhadap para tersangka.

Tak sampai disitu, usai menyuci mobil, tersangka berinisial I juga ikut gabung mengosumsi sabu setelah melihat PN dan RDH sedang asyik ngisap bong. “Saat itu datang lagi seorang laki-laki mendekat, namun dia tidak mau mengonsumsi sabu-sabu. Tak lama kemudian datang petugas melakukan penggerebekan dan mengamankan serta menyita barang bukti,” pungkasnya.

Dari data kepolisian, hanya I yang pernah dihukum. Pada tahun 2017, tersangka I pernah terlibat kasus curanmor dan dihukum selama 3 tahun 6 bulan di Lapas Rengat Riau.

Ketiga tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga. Mereka dijerat dengan pasal 114 ayat 1, Subsider pasal 112 ayat 1, Jucnto pasal 132 dari Undang-undang RI tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ts)