News

Diduga Gunakan Narkoba, 4 Pemuda Kucar-kacir Dikejar Warga

TAPTENG, FaseBerita.ID – Diduga sedang menggunakan narkoba jenis sabu, empat pemuda di Desa Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kucar-kacir melarikan diri saat dikejar ratusan warga bersama Kepala Desa setempat. Sepedamotor keempat pemuda tersebut pun ditinggal.

Kepala Desa Sorkam Kanan Aidan Hutagalung mengatakan, pengejaran yang dilakukannya bersama dengan ratusan warga pada Jumat (30/8/2019) sekira pukul 22:00 WIB terhadap empat pemuda yang diduga sedang mengonsumsi narkoba di Dusun Klumpang.

Pengejaran itu berawal dari informasi masyarakat yang telah lama resah atas tindakan para pemuda itu di desa tersebut.

“Informasinya dari masyarakat, kalau di lokasi itu (Dusun Klumpang,red) Desa Sorkam Kanan, sudah sering transaksi narkoba, memakai narkoba, itu di kebun masyarakat,” ujar Aidan, Selasa (3/9/2019).

Setelah mendapat informasi itu, Aidan mengaku bersama-sama dengan masyarakat langsung menuju lokasi yang diinformasikan tersebut.

“Kita bersama dengan masyarakat langsung mengejar ke lokasi yang diinformasikan tadi. Setelah sampai disitu, yang diduga melakukan pemakaian narkoba itu melarikan diri ke dalam hutan,” ucapnya.

Iapun mengakui, seorang pun dari pemuda yang diduga sedang memakai narkoba itu tidak berhasil diamankan. Namun, kendaraan yang digunakan oleh keempat orang pemuda itu ditinggal di lokasi tersebut, sehingga diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Sorkam.

“Nggak sempat tertangkap warga. Kalau sempat tertangkap warga barangkali sudah babak belur dibuat. Karena warga kita, dan kita sendiripun sudah sangat kesal sama perlakuan mereka itu,” katanya.

Sementara untuk empat sepedamotor yang diamankan warga itu, lanjut Aidan, langsung diserahkan ke Polsek Sorkam untuk selanjutnya diamankan di Polres Tapteng.

“Sudah diamankan di Polsek Sorkam, dan diminta lagi ditindak lanjuti diamankan di Polres Tapteng, ini petunjuk dan arahan dari Bapak Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani,” tuturnya.

Dijelaskannya, setidaknya empat orang yang diduga melakukan pemakaian narkoba di desanya itu juga telah dikenalinya, dan sepedamotor yang diamankan pun diketahui milik para pemuda tersebut.

“Satu orang warga Simargarap, Kecamatan Pasaribu Tobing. Yang jelasnya tiga orang lagi yang punya kendaraan warga desa saya Sorkam Kanan,” jelasnya.

Untuk itu, masih kata Aidan, sesuai dengan intruksi Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang meminta desa untuk membuat Perdes tentang sanksi terhadap pengguna dan bandar narkoba yang ketahuan di desa, akan segera ditindak lanjutinya.

“Memang Perdes di desa kita belum kita musyawarahkan, tapi dalam waktu dekat akan kita buat musyawarah untuk melaksanakan membuat Perdes tadi,” katanya.

Disinggung bagaimana respon masyarakat tentang akan dibuatnya Perdes tentang sanksi bagi pengguna dan bandar narkoba di wilayahnya itu, Aidan mengaku masyarakat sangat mendukung akan dibuatnya Perdes itu.

“Kalau saya lihat di desa saya, umumnya masyarakat mendukung kebijakan dan arahan dari Pak Bupati untuk membuat Perdes itu,” kata Aidan sembari menegaskan bahwa ia bersama-sama dengan masyarakat tegas menolak adanya pengguna atau bandar narkoba di desa Sorkam Kanan.

Sementara, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kapolsek Sorkam Iptu Sumarno saat dikonfirmasi membenarkan hal itu, dan saat ini empat sepedamotor tersebut telah diserahkan ke Polres Tapteng.

“Benar, sudah di Polres Tapteng sekarang,” ucapnya. (dh/osi)