News

Dianggap Hina Balon Pasangan Bupati Tapsel, Kades Tadihat Dipolisikan

FaseBerita.ID – Terkait pemberitaan, yang dianggap menghina bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tapsel, Kepala Desa (Kades) Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan Panjang, dilaporkan ke Polres Tapsel, Senin (11/5).

Bangun Siregar, selaku pelapor pada awak media ini menyebut, pernyataan Kepala Desa yang dimuat di salah satu media online dan tersebar luas, mengandung unsur melawan hokum dengan ‘melecehkan’ nama baik oarng atau tokoh tertentu.

“Selaku kuasa hukum M Yusuf Siregar, saya telah resmi melaporkan Kepala Desa Tandihat ke Polres Tapsel,” ungkap Bangun Siregar.

Laporan tersebut sesuai dengan Surat Tanda Laporan Polisi (STPL) nomor : STTLP/106/V/2020/Tapsel/Sumut tertanggal 11 Mei 2020.

Menurutnya, Panjang SPH selaku Kepala Desa Tandihat dinilai, telah melanggar pasal 310 tentang pencemaran nama baik, dalam sebuah pemberitaan pada salah satu media online di wilayah Tabagsel.

“Apa yang disampaikannya (Kades) dan dimuat di media online tersebut, merupakan penghinaan terhadap seseorang. Apalagi orang yang dimaksudkan adalah dua sosok pimpinan Partai Politik di Tapsel dan merupakan publik figur,” ungkapnya seraya menegaskan, sangat menyayangkan hal tersebut.

“Kita berharap agar pihak kepolisian Polres Tapsel, segera memanggil Panjang Sph untuk diproses sesuai hukum yang berlaku agar mempertanggung jawabkan ucapannya, sekaligus sebagai pelajaran agar hal seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Kepala Desa Tandihat, Panjang SPH menyebutkan, apa yang tertuang dalam media online tersebut, sama sekali tak ada diungkapkan kepada wartawan.

“Sayapun baru dikasi tahu sesama Kepala Desa atas pemberitaan itu. Tak pernah saya bicara seperti itu,” ujarnya seraya seraya mengakui ada oknum wartawan yang mendatanginya saat itu. (ran)