News

Di Medan, 11 Murid SD jadi Korban Pedofilia

Selanjutnya, orangtua F melalui Kepling bernama Bob, mengumpulkan para orangtua korban yang berjumlah 10 orang berikut KTP nya untuk membuat laporan ke polisi.

Namun belakangan urung dilakukan dengan alasan dimintai uang. “Tapi karena kepling bilang perlu biaya untuk membuat pengaduan, orangtua korban tidak mau membuat pengaduan. Masa mau buat pengaduan polisi mesti kasih uang. Mereka kemudian tidak jadi membuat laporan ke polisi,” terangnya.

Masih pengakuan Sulis, total korban yang disodomi berjumlah berjumlah 11 orang laki-laki pelajar SD.

“Anak saya mengaku disodomi dan disuruh pegang kemaluan pelaku, baru dikasih uang. Tapi anak saya bilang setelah selesai tidak mau diberi uang Rp10 ribu. Kami minta polisi mengusut dan menangkap pelaku yang sudah melarikan diri,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan mengatakan, pihaknya akan segera menelusuri laporan tersebut.

“Saya baru dengar laporannya, kalau sudah dilapor tentu akan kita tangani secepatnya. Nanti akan dilihat apakah penangannya kita (Polda Sumut) yang pegang atau akan dilimpahkan ke Polrestabes Medan,” pungkas Nainggolan. (dvs/ila/smg/fid)

Laman sebelumnya 1 2