News

Deviden Bank Sumut Andalan PAD Tapanuli Selatan

TAPSEL, FaseBerita.ID– Di tengah pandemi covid-19 yang berdampak pada kondisi keuangan yang sedang sulit, baik daerah maupun negara, deviden Bank Sumut menjadi salah satu andalan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Hal ini diungkapkan Bupati Tapsel H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, saat menghadiri pengundian hadian Bank Sumut Cabang Sipirok untuk nasabah, beberapa hari lalu.

Total deviden yang diterima Pemkab Tapsel dari Bank Sumut sebesar adalah Rp 463.693.672.639 dari tahun 2010 hingga tahun 2020. Sehingga, total penyertaan modal Pemkab Tapsel di Bank Sumut mencapai Rp 190.957.002.679 atau 9,16%.

Tentunya, penyertaan modal ini menjadikan Pemkab Tapsel sebagai daerah pemegang saham terbesar kedua setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), yang mencapai 45,68%.

Disampaikan, seluruh urusan keuangan Pemkab Tapsel, hanya ada di Bank Sumut, sehingga Pemkab Tapsel hanya memiliki satu rekening (single account) dan itu berada di Bank Sumut.

Karena itu, Bupati mengajak kepada masyarakat Tapsel maupun masyarakat Sumatera Utara (Sumut), untuk sama-sama membesarkan Bank Sumut yang merupakan Banknya rakyat Sumut. Bupati juga berharap, kiranya Bank Sumut Cabang Sipirok tetap eksis dan tetap komitmen dalam memberikan kemudahan usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM).

“Mengingat, sektor ini mampu berdiri kokoh menghadapi situasi yang saat ini cenderung labil,” sebutnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi PNS/ASN, dan masyarakat yang mempunyai semangat gemar menabung.

Karena kebiasaan gemar menabung di Bank Sumut ini jangan hanya di dasari keinginan untuk meraih hadiah semata akan tetapi atas kesadaran untuk mengatur kebutuhan ekonomi dan masa depan yang lebih baik.

Pihaknya percaya bahwa Bank Sumut merupakan Banknya rakyat Sumatera Utara yang benar-benar dekat di hati rakyat karena selalu melayani dengan sepenuh hati.

Sebelumnya Pls Kacab Bank Sumut Sipirok Dodi Nurman Syahputra dalam laporannya menjelaskan, bahwasanya tabungan Martabe adalah salah satu produk unggulan Bank Sumut yang bertujuan menghimpun dana pihak ketiga dari masyarakat umum dan salah satu jenis tabungan Martabe yaitu Kartu Pegawai Elektronik (KPE). (ran/fabe)