News

Delapan Penumpang Kapal Tenggelam di Nias Selatan Belum Ditemukan

NIAS, FaseBerita.ID– Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Nias menemukan satu dari sembilan nelayan penumpang kapal KM Harapanku yang tenggelam di perairan Nias Selatan, Rabu (24/6) lalu. Nelayan bernama Anto itu ditemukan petugas dalam kondisi selamat.

“Satu orang sudah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Humas Basarnas Nias, Asa Waruwu, Rabu (24/6) lalu.
Asa mengatakan saat ini korban selamat sudah dibawa ke daratan untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, tim Basarnas masih mencari delapan orang nelayan lain yang masih hilang.

“Kedelapan korban yang dalam pencarian yakni, Sesuaikan Zalogo, Elitusun Duha, Suardin Duha, Yoel Duha, Tulus Loi, Ama Elvis, Elvis, dan Bazi Duha,” katanya.

Sebelumnya Kapal KM Harapan tenggelam di perairan Nias Selatan, Senin (22/6). Kepala Basarnas Nias M Agus Wibisono menyebutkan kapal tenggelam karena cuaca yang buruk.

“Kapal nelayan KM Harapan Kita dengan POB (person on board) sembilan orang berlayar dari Teluk Dalam untuk mencari ikan menuju ke arah Pulau Simuk. Kapal tenggelam karena cuaca buruk dan butuh bantuan SAR,” ujarnya.

Kerahkan KN Nakula

Sebelumnya Basarnas Nias mengerahkan KN Nakula untuk membantu pencarian nelayan yang hilang akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Nias Selatan (Nisel).

“Pencarian terus berlangsung dan saat ini kita sudah mengerahkan KN Nakula dari Sibolga untuk membantu pencarian,” kata Humas Basarnas Nias, Asanimu Waruwu.

Ia mengatakan setelah tiba dilokasi kejadian, ternyata kapal yang tenggelam ada dua unit dan nelayan yang hilang semuanya berjumlah 14 orang.

Kedua kapal ikan tersebut berangkat dari Teluk Dalam menuju Pulau Simuk, Nias Selatan untuk memancing ikan. Namun dalam perjalanan mesin kapal mati, sehingga kapal hilang kontak dan diperoleh informasi kapal terbalik dan tenggelam diterjang badai.

Kedua kapal tenggelam tersebut adalah kapal KM Harapanku dengan awak kapal sebanyak delapan orang dan KM Camar Laut dengan awak kapal sebanyak 6 orang.

Ke-14 nelayan yang hilang adalah, awak KM Harapanku Sesuaikan Zalogo warga Desa Hiliamaetaluo, Elitusun Duha warga Desa Hiliamaetaluo, Suardin Duha warga Desa Hiliamaetaluo, Yoel Duha warga Desa Hiliamaetaluo.
Kemudian, Tulus Loi warga Desa Bawoganowo, Ama Elvis warga Desa Hilizalo’o Tano, Elvis warga Desa Hilizalo’o Tano dan Bazi Duha warga Desa Hili Ana’a.

Sedangkan awak Kapal KM Camar Laut yang belum ditemukan, yakni Jeki Telaumbanua warga Desa Bawosa’ua, Yone Gaurifa warga Desa Hiliganowo, Watasan Duha warga Desa Nari Nari, Sinehemia Luaha warga Teluk Dalam, dan Imran Sarumaha warga Teluk Dalam.

Sedangkan Antonius Duha ditemukan selamat terdampar di Pulau Bintuang, Kecamatan Pulau Pulau Batu, Nias Selatan dan kini berada di rumah Kepala Desa Bintuang, Nias Selatan, demikian Asanimu Waruwu.(ini/ant/int)