News

Data Guru Diberhentikan Amburadul; Ada Meninggal, Pensiun dan Ganda

FaseBerita.ID – Dari 992 guru PNS yang diberhentikan oleh Bupati Simalungun JR Saragihg, 264 Guru mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Simalungun mengusulkan pencantuman gelar S1. Namun anehnya, 291 diantaranya ternyata sudah meninggal, pensiun dan bahkan ada data yang ganda.

Demikian diutarakan Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Elpiani Sitepu melalui Sekretaris, Parsaulian Sinaga saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (17/7/2019) sekira Pukul 12.30 WIB.

“Data semalam sudah 264 guru yang datang melaporkan usul pencantuman gelar dari berbagai perguruan tinggi, hari ini ada 30 ijazah S1 yang baru masuk,” sebutnya.

Masih Parsaulian Sinaga, apabila proses pencantuman gelar tersebut mendapat persetujuan dari BKN, selanjutnya Dinas Pendidikan mengajukan peninjauan kembali atas SK pemberhentian sementara tersebut.

“Setelah disetujui BKN kita mengajukan peninjauan kembali atas SK pemberhentian sementara sehingga hak dan kewajibannya sebagai guru akan di pulihkan sesuai aturan yang berlaku termasuk tunjangan sertifikasi, sesuai SK sampai November 2019 ditunggu,” ucapnya.

Masih Parsaulian Sinaga mengenai 703 guru PNS belum S1 tersebut sebagiannya masih proses perkuliahan.

“Kalau yang 703 Guru PNS itu, masih proses perkuliahan, kita masih menunggu dan sudah himbau supaya segera menyelesaikan perguruannya,”ujarnya

Informasi dihimpun terkait 992 guru PNS yang S1 tersebut setelah data diverifikasi ditemukan ada total 291 guru yang sebagian sudah meninggal, sudah pensiun dan data ganda. Sisanya 701 Guru inilah yang sudah sarjana tapi belum pencantuman gelar.

Saat ditanyai hal tersebut, Parsaulian mengatakan masih tetap melakukan verifikasi terhadap data-data guru yang masuk,”Kita masih memverifikasi dan masih menunggu data guru usulan pencantuman gelarnya, akan kita cek Ijazah dan ijin belajarnya, penilaiannya BKD lah,”pungkasnya. (Mag05)