News

Curi Sepedamotor, Warga Kampar Riau Ditangkap dari Arena Biliar di Sibolga

FaseBerita.ID – Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian sepedamotor milik Erpina Tanjung (36) warga Jalan Cendrawasih yang tinggal di Jalan Rasak, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas.

Menurut Erpina, Sepedamotor jenis Beat BB 4689 NM tersebut awalnya di parkir di dalam rumahnya dengan kondisi kunci masih tergantung. Keesokan harinya, Jumat (5/6) subuh, dia melihat sepedamotornya sudah raib.

Awalnya, dia menduga kalau sepedamotornya dibawa oleh adiknya. Namun, setelah mendengar penjelasan dari orangtuanya, Erpina baru sadar kalau sepedamotornya telah dicuri.

“Diparkirkan dalam rumah dengan kondisi tidak mencabut kunci kontak. Semula dia menduga dibawa oleh adik kandungnya. Namun, orangtuanya menerangkan bahwa tidak ada dibawa oleh adiknya,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Senin (15/6).

Setelah menerima laporan Erpina, Polsek Sibolga Sambas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku dari sebuah tempat bermain biliar di daerah Sihopo-hopo, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Sabtu (13/6).

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya, serta menunjukkan tempat sepedamotor tersebut disembunyikan.

“Pelaku sempat melakukan perlawanan. Sehingga personil melakukan tindakan tegas dan terukur. Setelah diamankan, pelaku menjelaskan bahwa sepedamotor tersebut disimpan di daerah Pondok Batu Tapteng, di rumah temannya,” ungkapnya.

Pelaku pun digelandang ke Mapolsek Sibolga Sambas berikut barang bukti. Dari hasil pemeriksaan diketahui, pria berinisial RZ (31) warga jalan Dusei Merbau, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar Riau yang tinggal di Jalan Mahoni Sibolga melakukan pencurian seorang diri tanpa alat.

Bermula saat pelaku berjalan dari depan rumah Erpina dan melihat pintu terbuka. Kemudian, timbul niatnya untuk mencuri.

Diapun mencoba mendorong pintu hingga terbuka. Di dalam, dia melihat sebuah sepedamotor dengan kunci masih menempel.

Dia lalu mendorong sepedamotor tersebut keluar dan membawanya ke Kompleks Rusunawa Sibolga untuk disimpan. “Kemudian, di Jalan Balam Sibolga, pelaku membuka plat nomor dan membuangnya,” kata Sormin.

Lima hari kemudian, sepedamotor dibawa ke rumah temannya di daerah Pondok Batu Tapteng dan membuka bodinya agar tidak dikenal pemiliknya.

“Rencananya, sepedamotor mau dijual. Pada Sabtu (13/6) sekira pukul 11.00 WIB, ketika berada disebuah tempat Bilyar di Sihopo-hopo, pelaku diamankan,” pungkasnya.

Usai diperiksa, ayah dua anak tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga. Karena telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3E dari KUHPidana, tersangka diancam hukuman di atas 5 tahun penjara. (ts)