News

Cita-cita Dua Pembawa Baki Paskibra Kota Siantar: Menjadi Polwan dan TNI Angkatan Udara

SIANTAR, FaseBerita.ID – Upacara pengibaran dan penurunan bendara memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia di kota Pematangsiantar berjalan dengan sukses. Kesuksesan itu tidak terlepas dari kerja keras, pasukan pengibar bendera, dalam melaksanakan tugasnya. Lelah selama latihan, terbayar sudah.

Annhisa Cantika, siswi SMA Kartika yang membawa baki pagi hari, mengaku bangga karena bersama teman-temannya sukses mengibarkan bendera Merah Putih. Cantika bercita-cita menjadi seorang TNI angkatan udara.

“Saya sangat bangga dan senang dipercayai menjadi anggota Paskibra dan dipercayai juga membawa baki saat penaikan bendera. Awalnya saya gugup dan takut, tetapi kita harus percaya diri juga karena tugas ini adalah tugas mulia,” ujarnya.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada kakak pelatih, pembina, dan semuanya yang tidak bisa saya sebut satu persatu. Berkat doa dan dukungan mereka semua berjalan dengan lancar dan harapan saya kedepannya semua apa yang dicita-citakan teman-teman seperjuangan di paskibra tercapai,” ujarnya Annhisa sembari meneteskan air mata kebahagiaan.

Terpisah Jesica Anradiwita Purba, siswa Kelas 2 SMA Kalam Kudus, yang bertugas sebagai pembawa baki di upacara menurunkan bendera, mengaku bercita-cita menjadi seorang polisi wanita (Polwan).

Jesica juga mengucapkan banyak terima kasih kepada kakak pembina, pelatih, orang tua dan semua yang mendukung dirinya sehingga mereka anggota Paskibra berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

Jessica Anradiwita Purba

“Awalnya saya tidak menyangka bisa menjadi anggota Paskibra. Tetapi saya sangat senang bisa menjadi anggota Paskibra. Saya juga berharap semua teman-teman seperjuangan di Paskibra sukses semua dan kepada kakak pelatih dan pembina dalam lindungan Tuhan,” harapannya sembari menangis bahagia.

Seperti biasanya, para purna paskibra turut hadir dalam upacara kemerdekaan. Usai mengibar bendera dan upacara penurunan bendera, mereka juga memberi semangat dan dukungan kepada para pasukan pengerak bendera tersebut.

Aiptu Amril Yousnedi, pembina/pelatih paskibra kota Pematangsiantar yang juga pernah bertugas sebagai purna paskibra Nasional tahun 1985 mengatakan sanggat bangga dengan keberhasilan paskibra kota Pematangsiantar.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada adik-adik sekalian yang telah berjuang sekuat tenaga mengemban tugas mulia ini, kerja keras yang selama ini tidak sia-sia karena berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

“Sampai saat ini anak-anak masih fit semua dan tidak ada yang sakit, kita berharap apa yang dicita-citakan mereka semua tercapai dan tetap mendoakan yang terbaik kepada mereka semua,” harapannya terhadap anak-anak paskibraka.

Antusias masyarakat meriahkan HUT RI ke-74

Sementara, kesuksesan pasukan paskibra Kota Pematangsiantar mengibarkan bendera berlanjut dengan kemeriahan perayan HUT ke-74 RI, tampak terlihat saat ribuan masyarakat Kota Siantar, memanjang di tepi Jalan Merdeka dan Sutomo menyaksikan parade karnaval kenderaan hias.

Peserta karnaval, mulai dari anak-anak, murid tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga perwakilan kelurahan dan kecamatan serta perwakilan dari BUMN.

Usai upacara peringatan HUT RI, peserta mulai bergerak dari depan kantor Balai Kota Siantar. Para peserta karnaval tampak mengenakan aneka jenis kostum dan dekorasi unik yang berwarna-warni.

Warga yang berdesak-desakan untuk mendapatkan barisan paling depan, dibuat kagum dengan hadirnya mobil dengan hiasan lambang negara yakni burung garuda raksasa dan mobil hias.

Penampilan marching band menjadi daya tarik dalam karnaval kali ini. Belum lagi dentuman suara alat musik yang membuat suasana semakin meriah. (mag04)