News

Cinta Membawanya Gantung Diri di Pohon Rambutan

FaseBerita.ID – Putus cinta membawa Edi Susanto (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon rambutan di samping rumahnya, di Dusun I Desa Perkebunan Gunung Melayu Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan. Edi ditemukan sudah tewas tergantung, Minggu (22/11) pagi.

Awalnya, orangtua korban, Tukiran (55) Ijah (50) berada di bawah pohon rambutan. Lantas keduanya melihat sesosok pria tergantung. Saat didekati dan diamati, keduanya terkejut, sebab jasad tersebut anak mereka sendiri.

“Iya benar, kejadian tadi pagi. Kita dapat laporan dari kepala desa, kira-kira satu jam setelah kejadian. Yang menemukan pertama orangtua korban. Langsung kita koordinasi dengan pihak Puskesmas, dan menurunkan jasad korban,” terang Kapolsek Bandar Pulo Iptu AY Siregar ketika dikonfirmasi wartawan.

Dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Rahuning Ali Yunus, dipastikan korban meninggal dunia karena gantung diri.

“Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pengakuan orangtua korban, kuat dugaan karena masalah percintaan. Korban baru diputuskan pacar. Orangtua korban juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” sebut AY Siregar.

Korban gantung diri menggunakan tali nilon di pohon rambutan di samping rumah orangtuanya. Aksi nekad ini diduga akibat putus cinta dari seorang wanita warga Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Dari hasil pemeriksaan Visum et Repertum luar pihak Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau mencurigakan.

Menurut pihak Puskesmas Rahuning, diduga kuat korban memanjat pohon rambutan dan mengikat lehernya. Lalu melompat sehingga korban tergantung.

Menurut orangtua korban, Tukiran dan Ijah, Minggu (22/11) pukul 06.00 WIB, kedua orang tua korban hendak mengeluarkan ternak lembu dari kandang. Tiba-tiba kedua orangtuanya melihat korban tergantung di pohon rambutan dan kondisinya sudah meninggal dunia. Atas kesepakatan orangtua korban dengan keluarga, jenazah tidak diotopsi.

Hari itu juga sekira pukul 15.00 WIB, jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum Desa Perkebunan Gunung Malayu.

Kapolsek Bandar Pulau Iptu Ali Yunus Siregar membenarkan kejadian tersebut. Penurunan jenazah korban dari pohon rambutan disaksikan Babinsa, Camat Rahuning Syah Putra, dan personel Polsek Bandar Pulau. (tnc/int)

iklan usi