News

Cegah Virus Corona, Kades di Madina Terpaksa Cari Pinjaman

FaseBerita.ID – Para Kepala Desa di Mandailing Natal (Madina) meminta Pemerintah Kabupaten Madina mempercepat pencairan Dana Desa tahun 2020 agar bisa dipergunakan untuk menanggulangi pandemi virus Corona (Covid-19).

Sebab, selain meminimalisir bunga pinjaman, pencairan Dana Desa itu juga akan mempercepat pengadaan thermometer infrared, alat pelindung diri (APD) para bidan desa dan operasional seluruh petugas tanggap Covid-19.

Desakan tersebut disampaikan Kepala Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Ali Musa Manto kepada wartawan, Kamis (9/4).

“Untuk mengimplementasikan program Desa Tanggap Covid-19 para Kades masih berhutang ke sana sini, bahkan pinjam ke rentenir. Untuk itu kita meminta agar pencairan Dana Desa dipercepat,” katanya.

Untuk mewujudkan program desa tanggap Covid-19 itu sebut Manto, para Kades merasa kewalahan termasuk pembelian alat-alat logistik APD serta biaya operasional petugas di desa.

Ia mengaku telah menggadaikan surat kenderaannya sebagai jaminan demi melaksanakan program penanganan Covid-19. “Dasar kita melakukan pinjaman ini surat edaran Bupati tentang Desa Tanggap Covid-19,” katanya.

Surat Edaran Bupati Mandailing Natal tanggal 30 Maret 2020 meminta seluruh desa bergerak cepat membentuk Desa Tanggap COVID-19, baik pencegahan sebaran virus Corona maupun program ekonomi dalam menangulangi dampak Covid terhadap perekonomian rakyat.

Ali Musa mengungkapkan, sejauh ini dia telah membentuk relawan desa yang bertugas membantu pemetintah desa dalam pencegahan sebaran Corona dan sosialisasi.

Relawan itu berasal dari BPD, LPM, Naposo Nauli Bulung, Kader Kesehatan Desa serta lembaga agama dan adat. Sedangkan kegiatan yang sudah dilakukanny meliputi penyemprotan disinfektan ke rumah ibadah dan fasilitas umum.

Menyebarkan selebaran, petunjuk dan berbagai media lainnya yang bersifat menghimbau dan menjelaskan tentang Corona. Desa itu juga telah didirika Posko COVID-19 terutama memeriksa pendatang ke desa itu serta perantau yang pulang kampung. (wan)

USI