News

Buruh Bangunan Cabuli Penyandang Disabilitas

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria di Jalan Horas diserahkan ke kantor polisi usai mencabuli seorang wanita penyandang disabilitas atau yang punya kelainan mental.

Adalah Bunga (nama samaran, red) yang menjadi korban kebiadaban pria berinisial EL alias T (34). Keluarga Bunga yang tidak berterima dengan perlakuan tersebut lantas menggelandang EL ke kantor Polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin membenarkan penangkapan tersebut. “Setelah mengetahui Bunga dicabuli tersangka, keluarga kemudian menangkap tersangka dan menyerahkannya ke Polres Sibolga,” kata Sormin, Senin (20/5).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka tidak menampik telah menggauli Bunga sebanyak 2 kali di bukit dekat rumahnya beberapa hari yang lalu.

Diterangkannya, kejadian bermula saat Bunga menghubungi via telepon selular, yang memintanya untuk menjemput ke rumahnya. EL kemudian menanggapi permintaan Bunga, bersama temannya dia pun pergi menjemput Bunga dengan mengendarai sepedamotornya.

Setibanya di sana, dia melihat Bunga sudah menunggunya di gang dekat rumah. EL dan temannya kemudian membawa Bunga ke Jalan Horas. “Tiba di Jalan Horas, kawan EL turun dan pergi meninggalkan mereka. Sedangkan Bunga, diajak EL ke sebuah Bukit,” terangnya.

Di sana, pria yang berprofesi sebagai buruh tersebut awalnya mencoba berbuat cabul terhadap korban. “Kemudian EL mengajak Bunga naik ke bukit yang lebih tinggi lagi. Namun saat itu niat EL gagal karena saat itu Bunga mengaku kecapekan,” ketusnya.

Upaya EL tidak berhenti sampai di situ, akalnya mulai berputar. Dia kemudian mengajak Bunga turun bukit dan singgah di sebuah warung tuak. “Bunga dikasih minuman bersoda, sedangkan EL minum tuak,” katanya.

Usai minum dua gelas, EL kembali membawa Bunga ke Bukit tersebut. EL kembali membujuk Bunga dan akhirnya mencabulinya.

Setelah melampiaskan nafsunya kepada wanita berkelainan mental tersebut, EL mengantar Bunga pulang ke rumahnya di Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara. Keluarga Bunga yang melihat keduanya datang langsung menanyai. Dalam keterangannya, EL mengaku telah mencabuli Bunga. “Setelah EL mengaku, keluarganya langsung membawa EL ke Polres,” tandasnya.

Pihak Polres telah melakukan Visum Et Repertum terhadap korban. Bunga mengalami disabilitas berdasarkan Surat Keterangan Lembaga Bersumber daya Masyarakat wilayah Sibolga dengan Surat Keterangan Nomor 13/05/2019 tanggal 13 Maret 2019. Diperkuat dengan Surat Izin dari Dinas Sosial kota Sibolga Nomor 400/126-1/Dinsos tanggal 16 Februari 2017.

Tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga. Kepadanya dikenakan pasal 289 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 9 tahun. (ts)